SportlinkNews - Tyson Fury menghadapi Oleksandr Usyk dalam pertarungan perebutan gelar kelas berat kelas berat yang tak terbantahkan akhir pekan depan.
Tyson Fury mengalami luka parah di atas mata kanannya saat sparring awal bulan ini. Akibatnya bentrokannya dengan Aleksandr Usyk pada 17 Februari menjadi sia-sia.
Aleksandr Usyk mengungkapkan dirinya merindukan kelahiran putrinya di awal tahun untuk fokus pada pemusatan latihan Tyson Fury. Namun kini ia harus kembali fokus ke tanggal baru.
Baca Juga: Juara Dunia Tinju Kelas Berat Oleksandr Usyk Menangis, Ungkap Keadaan Malang
Tyson Fury memegang gelar WBC di divisi glamor tinju, sementara Aleksandr Usyk memegang gelar WBA, WBO, IBF dan Ring Magazine.
Pasangan ini berada di jalur yang berlawanan untuk bertarung selama 18 bulan, menyusul kemenangan pertandingan ulang Aleksandr Usyk atas Anthony Joshua pada Agustus 2022.
Tyson Fury baru saja mengalahkan debutan tinju dan mantan juara kelas berat UFC Francis Ngannou Oktober lalu, saat ia dijatuhkan dengan cara yang menakjubkan sebelum memenangkan pertarungan dengan angka.
Baca Juga: Roger Federer Rancang Kacamata Hitam, Tampilan Atlet Lebih Sporty
Dan perkelahian terbaru Tyson Fury dalam pertarungan dengan petinju kelas berat Agron Smakici, yang memperlihatkan 11 jahitan terbuka di bawah alisnya, akan menjadi pendorong kepercayaan diri lainnya bagi Aleksandr Usyk.
Petinju Ukraina ini ingin menjadi orang pertama dalam sejarah yang memenangkan gelar tak terbantahkan di kelas penjelajah dan kelas berat – dan dia hanya tinggal satu kemenangan lagi.
Sebaliknya, kemenangan bagi Tyson Fury akan memicu pertarungan besar antara seluruh petinju Inggris dengan Anthony Joshua, yang akan menghadapi Ngannou pada 8 Maret.
Baca Juga: Thailand Open 2024: Atlet Bulu Tangkis Indonesia Bermodal Performa Apik Tim Uber
Kapan Fury vs Usyk?
Fury vs Usyk kini digelar pada Sabtu, 18 Mei setelah tanggal semula 17 Februari diundur.
Gyspy King --julukan Tyson Fury -memiliki waktu tiga bulan untuk pulih dari cederanya, dan jika mundur lagi kali ini, biaya 7,9 juta poundsterling akan dibayarkan kepada petarung lawan.
Artikel Terkait
Supreme x Nike Air Max 1s, Kolaborasi Budaya Sneaker
Roger Federer Rancang Kacamata Hitam, Tampilan Atlet Lebih Sporty
Sepak Bola di Amerika Selatan Jadi Identitas Bangsa, Pengaruh Terhadap Budaya dan Politik
Creatine Kunci Metabolisme Energi, tapi Bagi Atlet Berisiko Gegar Otak
Dipermalukan Korea Utara, Sepak Bola Wanita Indonesia Perlu Sentuhan Serius