Selain Penurunan Pada Otak Mantan Petinju Frank Bruno Juga Alami Gangguan Mental

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 21:30 WIB
Mantan juara tinju kelas berat dunia Frank Bruno. (frankbruno.co.uk)
Mantan juara tinju kelas berat dunia Frank Bruno. (frankbruno.co.uk)

SportlinkNews - Mantan juara tinju kelas berat dunia Frank Bruno telah menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Frank Bruno diindikasikan mengalami penurunan fungsi pada otaknya.

Frank Bruno mengalahkan Oliver McCall untuk memenangkan gelar WBC pada tahun 1995. Petinju ini telah bertanding sebanyak 45 kali dalam karier profesionalnya yang gemilang selama 14 tahun.

Frank Bruno (62 tahun), pensiun pada tahun 1996 setelah kehilangan gelar dari Mike Tyson dengan rekor 40-5, setelah kalah KO dalam kelima kekalahannya.

Baca Juga: Mike Tyson Vs Jake Paul: Legenda MMA Beri Peringatan, Pertarungan Bisa Berakhir KO Selamanya

Saat ini dokter mencoba untuk memastikan apakah kerusakan yang dideritanya akibat tinju telah memengaruhi otaknya.

"Kami baru-baru ini mengetahui bahwa otaknya mungkin menurun perlahan," kata putri Bruno, Rachel.

"Saat ini mereka hanya melakukan pemindaian dan tes. Dengan dampak dari kariernya dan benturan terus-menerus di kepala, hal itu jelas mungkin tidak membantu."

Baca Juga: Capoeira Seni Bela Diri Brasil yang Anggun, Estetis Namun Mematikan

"Kami tidak tahu seberapa cepat otaknya akan menurun. Menyedihkan, tetapi kami adalah keluarga yang kuat dan kami ingin menghargai momen-momen ini," kata Rachel.

Bruno mengakui dirinya mengalami gangguan kesehatan mental selama bertahun-tahun, setelah menghabiskan beberapa minggu di berbagai rumah sakit untuk menerima perawatan gangguan bipolar.

Pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021, Bruno mengakui bahwa ia telah mencapai "titik terendah". "Itu adalah masa tersulit dan paling menakutkan dalam hidup saya," katanya kepada The Sun, sebagaimana dikutip dari Mirror.

Baca Juga: UFC Raih Gelar Promotor Olahraga Beladiri Termahal Dunia dari Forbes

"Saya benar-benar terpuruk dan mengalami gangguan mental. Demi keselamatan saya sendiri dan keselamatan orang lain, saya ditempatkan dan dibawa kembali ke rumah sakit."

"Saya harus menghadapi kenyataan bahwa penyakit saya kambuh setelah bertahun-tahun saya tutupi," kata Bruno.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: mirror

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X