SportlinkNews - Juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev, menunjukkan ketenangan meskipun menghadapi intimidasi dari Arman Tsarukyan menjelang UFC 311.
Berbagai cara dilakukan Tsarukyan untuk mengguncang mental sang juara, mulai dari janji mengalahkan hingga membandingkannya dengan petarung Rusia lainnya, Khamzat Chimaev.
Dalam wawancaranya dengan TNT Sports yang dikutip dari Championat, Tsarukyan menyebut bahwa Makhachev adalah versi modern dari Khabib Nurmagomedov.
Baca Juga: Transfer Alejandro Garnacho ke Napoli Tersendat karena Tuntutan Manchester United
Menurut Tsarukyan, mengalahkan Makhachev berarti juga mengalahkan rencana permainan khas Khabib.
“Jika Anda mengalahkan Islam, itu berarti Anda mengalahkan strategi Khabib,” ujar Tsarukyan.
“Islam memang lebih komplet dari Khabib, tetapi Khabib memiliki kemampuan gulat dan teknik ground and pound yang jauh lebih unggul."
Baca Juga: Kontroversi Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 Bikin Praktisi Hukum Buka Suara
"Di posisi ground, Khabib adalah salah satu yang terbaik.”
Selain komentar tersebut, Tsarukyan juga mencoba memanfaatkan satu-satunya kekalahan dalam karier Makhachev sebagai senjata.
Ia menjadikan Adriano Martins, petarung yang pernah mengalahkan Makhachev melalui KO pada UFC 215 tahun 2015, sebagai rekan latih tandingnya.
Baca Juga: Real Madrid Pertimbangkan Reece James sebagai Solusi Jangka Pendek di Posisi Bek Kanan
Kekalahan tersebut membuat Makhachev tidak memiliki rekor sempurna seperti Khabib (29-0), Umar Nurmagomedov (18-0), dan Usman Nurmagomedov (18-0).
Namun, Makhachev tampak tidak terpengaruh oleh langkah Tsarukyan ini.
Artikel Terkait
Panjat Tebing Indonesia Semakin Terkenal, Yenny Wahid Jabat Wakil Presiden IFSC Asia 2025-2027
Indonesia Bakal Gelar Turnamen Futsal 4Nation World Series 2025
Persib Siap Ladeni Dewa United FC di Pekan ke-19 Liga 1 2024/2025, Penyerang Gervane Kastaneer Jalani Debut
Mizuno Memperkenalkan Era Baru Kecepatan dengan Alpha II Tease Edition
Putri Frank Leboeuf Umumkan Perceraian Lewat Instagram