Namun, ia akhirnya tidak bisa menghindari serangan bertubi-tubi dari lawannya.
Baca Juga: Atletico Madrid Tanpa Bek Kunci Untuk Pertarungan Melawan Real Madrid
"Saya pikir Izzy tampil luar biasa sampai ia terdesak," ujar Dana White, dikutip dari BJPENN.
"Dia tampil baik, mampu mematahkan serangan lawan dari luar, dan pertahanan takedown-nya sangat solid."
"Pada ronde pertama, dia juga berhasil memotong tendangan ke arah betis. Dia menjalani ronde pertama dengan sangat baik, lalu tiba-tiba ia terpojok," lanjutnya.
Baca Juga: Balotelli Merapat ke Venezia Main Bareng Kapten Timnas Indonesia
White menilai bahwa kekalahan ini merupakan sesuatu yang wajar karena Adesanya menghadapi lawan yang jauh lebih muda.
"Terpojok ya terpojok," tegas White.
"Dia sudah berusia 35 tahun, sementara Imavov baru 28 tahun dan sedang berada di puncak performa sebagai petarung," tambahnya.
Baca Juga: Roma 1-1 Napoli: Angelino Menyakitkan Pemimpin Klasemen di Ujung Laga
Dengan kekalahan ini, masa depan Adesanya di kelas menengah mulai dipertanyakan.
Ia harus segera bangkit jika ingin kembali bersaing di level tertinggi UFC.
Di sisi lain, Nassourdine Imavov semakin menegaskan dirinya sebagai penantang serius di divisi ini setelah mengalahkan salah satu nama besar di UFC.
Artikel Terkait
Ford Umumkan Kembali Membalap di Le Mans 24H
Prawira Harum Bandung Petik Kemenangan Keempat IBL 2025 di Istana ParaRaja
DPR Bahas Pemohonan Naturalisasi Ole Romeny Besok Senin
Arsenal 5 Man City 1: The Gunners Hancurkan Rival Dalam Pertandingan Sengit
Alaves 0 Barcelona 1: Lamine Yamal Lolos dari Kepungan 5 Pemain