tinju

Terpilih Secara Aklamasi, HBL Tegaskan Cuma Pertina Organisasi Tinju yang Sah

Sabtu, 2 Agustus 2025 | 14:43 WIB
Hillary Brigitta Lasut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pertina periode 2025-2029.

SporlinkNews - Hillary Brigitta Lasut (HBL) mengukir sejarah. Ia menjadi wanita pertama yang memimpin Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).

Dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pertina di Acacia Hotel, Jakarta, Sabtu 2 Agustus 2025, Hillary Brigitta Lasut terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pertina periode 2025-2029.

Dalam Munaslub bertema: Bersatu Selamatkan Pertina dan Tingkatkan Prestasi Tinju Indonesia, dihadiri 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) dari 38 Pengprov.

Baca Juga: Pertina Gelar Munaslub, Pesan Ketum KONI: Tata Kelola Organisasi Pertina Harus Dibenahi

Petahana Komaruddin Simanjuntak yang semula mencalonkan diri kembali menyatakan mundur sebagai calon ketum.

"Terim kasih telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Pertina periode 2024-2029," kata Hillary.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa langkah pertama kepengurusannya adalah membenahi organisasi dengan menempatkan orang-orang yang kompeten di bidangnya.

Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Jadwal Timnas Tak Tabrakan dengan Super League 2025-2026

"Apa yang sudah kita lewati di belakang saya harap tidak menghalangi kita untuk memajukan Pertina dalam rangka meningkatkan prestasi atlet," ujar HBL.

Anggota Komisi XI DPR RI itu juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Pusat yang telah memberi ruang membangun komunikasi demi kepentingan tinju ke depan.

Menyinggung soal munculnya Perbati, HBL menilai itu biasa dalam organisasi olahraga. Tapi sayangnya tidak melihat historis Pertina.

Baca Juga: Petinju Kelas Berat Membuka Diri Tentang Potensi Pertarungan antara Tyson Fury dan AJ

"Terasa mengganggu, itu pasti. Tapi, sebagai politisi, saya akan melakukan komunikasi dan lobi untuk mengatasi masalah ini," kata HBL, politisi partai Demokrat.

HBL memastikan Pertina tidak takut unjuk gigi sebagai organisasi olahraga yang sah. "Tidak ada organisasi olahraga tinju selain Pertina," tandasnya.

Halaman:

Tags

Terkini