Di satu sisi dia harus berlatih ekstra keras, di sisi lain harus menambah berat badan. Contoh paling konyol dialami Amir Khan saat menghadapi, ya Canelo Alvarez (7/5/2016).
Khan yang digadang-gadang akan mampu menyebut langkah Canelo, justru kalah KO. Bahkan adegan KOnya menjadi adegan paling menyedihkan.
Ronde 1, Crawford keluar sebagai pemenang, 2-1. Dua juri: Tim Cheatham, dan Steve Weisfeld memberikan angkan 10-9 untuk Crawfird, sedangkan Max De Luca memberikan kemenangan untuk juara bertahan, Canelo 10-9.
Baca Juga: Paraguay Lolos ke Piala Dunia 2026, Larissa Riquelme Beraksi Tanpa Bra
Di ronde kedua, ketiganya sepakat memberikan kemenangan untuk Canelo. 10-9. Tapi di ronde 3 giliran dua juri kecuali Steve memenangkan Crawford. Ronde ke-4, ketiganya sepakat memberikan 10-9 bagi Crawford.
Pada ronde selanjutnya kemenangan silih berganti. Canelo menang di rond 5, 7, 8, dan 10. Dua ronde terakhir ketiganya memberikan kemenangan untuk sang penantang.
Dengan hasil ini, Crawford berhasil merebut gelar juara dunia yang sudah dikuasai Canelo sejak 2018.
Sementara gelar Super Welter atau Light Muddleweight WBA dan WBO, masih tetap ia sandang. Laga ini menjadikan rekornya 42 kali menang (31 dengan KO) belum pernah draw aoa lagi kah.
Baca Juga: Lille Vs Toulouse: Calvin Verdonk Dapat Sinyal Jadi Starter Bersama Giroud
Sementara bagi Canelo, ini adalah kekalahannya yang ketiga. Pertama, Canelo kalah dari Floyd Mayweather Jr (2013) dan kedua dari Dimitry Bivol (2022). Sepanjang karirnya berlaga, Canelo 68 kali tampil, 63 kali menang 39 dengan KO dan 2 kali draw.