SportlinkNews - Putri Mahesa Ayu Firdaus menjadi penguasa di kelas 49 women’s school. Petinju asal DKI Jakarta ini tampil mengesankan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Sulawesi Tengah (Sulteng) 2025.
Sebanyak 200 petinju muda beraksi pada Kejurnas yang digagas Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina). Mereka mengeluarkan segenap bakatnya dalam olahraga adu jotos itu.
Mereka tampil di empat kategori – school (U-14), junior (U-15-16), youth (U-17-18) dan elite usia 19-40 tahun, kategori school yang menjadi perhatian insan tinju tanah air.
Baca Juga: Puluhan Wasit, Hakim dan Pelatih Ikut Ujian Kenaikan Status dari Daerah ke Nasional
Sebagian di antara mereka memiliki skill dan teknik bertinju melebih senior-seniornya. Salah satunya atlet putri asal DKI, Putri Mahesa Ayu Firdaus. Di Kejurnas ini dia menjuarai kelas 49 women’s school.
Penampilannya benar-benar matang. Maka sangat pantas jika putri bungsu Ketua Pengprov Pertina DKI, H Robert Firdaus ini berhak berdiri di atas podium tertinggi menerima medali emas.
Putri menjadi jawara setelah di final mengubur mimpi Daniela Flavia, petinju putri asal Jawa Tengah. Pertarungan dihentikan di pertengahan ronde ketiga karena sang rival tak mampu melanjutkan pertandingan yang tidak seimbang.
Baca Juga: Valentino Rossi Pastikan Francesco Bagnaia akan Berjuang untuk Kemenangannya Lagi
Selain Putri, atlet putra asal DKI lainnya yang meraih medali emas adalah Kevin Antonio Junior Mana. Ia mengalahkan petinju muda andalan Sulawesi Utara, Christian C. Adilang di final kelas 46 Kg.
Selain dua nama di atas enam petinju muda berbakat lainnya lahir di event yang berlangsung 23-30 Oktober di Jodjokodi Convention Center (JCC), di Jl. Muh Yamin, Kota Palu.
Dari delapan atlet muda ini, tiga di antaranya diborong petinju muda binaan Pengkot Pertina Ternate, Maluku Utara. Masing-masing Alfarel A Amarullah, juara kelas 33-35 Kg, Zahran Al Ghazali juara kelas 37 dan Rhafli Y Ibrahim.
Sementara tiga petinju lainnya yang diprediksi bakal menjadi petinju hebat di masa depan adalah Ishack Timothy R Masihor.
Baca Juga: I.League X APPI Gaungkan Kampanye Nasional Anti Rasisme dan Anti Bullying
Sejumlah pelatih dari seluruh Indonesia yang hadir di JCC Kota Palu mengaku kagum dengan gaya bermain petinju cilik yang kini duduk di bangku kelas IX SMP Advent, Kota Makassar, ini.