"Kadang-kadang itu bukan hal yang baik, tetapi dalam jangka panjang itu memang bagus, setidaknya menurut pendapat saya," tambahnya.
Baca Juga: Catat Sejarah, Pebasket Indonesia Anto Febrianto Boyratan akan Bermain di NBL1 Australia
Dalam video dokumenter Ducati yang dirilis pada akhir tahun lalu, terlihat momen Tardozzi menegur Bagnaia agar berhenti bersikap terlalu gentleman ketika menghadapi lawan yang terus mengganggunya.
Momen ini terjadi usai sprint race MotoGP Thailand, di mana Bagnaia terdesak oleh Jorge Martin di tikungan pertama hingga melebar dan hanya finis di posisi ketiga.
Sebaliknya, Marquez dikenal sebagai pembalap yang tak ragu mendorong batasan.
Baca Juga: Tak Terpancing Psywar, Jafar/Felisha Menang Mental di Babak Pertama German Open 2025
Dalam balapan, ia kerap melakukan manuver agresif dan bahkan memanfaatkan towing saat kualifikasi, strategi yang kerap menuai kritik dari para rivalnya.
Namun, meskipun Bagnaia menjunjung tinggi rasa hormat terhadap Marquez, ia tak terima jika dirinya dianggap sebagai pembalap yang lemah.
Bagnaia menegaskan bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk bertindak agresif ketika diperlukan.
Baca Juga: Tes Pramusim F1: Pembalap McLaren Lando Norris Catat Waktu Tercepat Ungguli Russel dan Verstappen
"Ketika Anda harus bersikap agresif, saya rasa saya tidak perlu membuktikan sebaliknya," tegas Bagnaia.
"Saya tahu bagaimana bersikap agresif ketika saya ingin, saya tahu bagaimana bersikap kejam ketika saya ingin bersikap demikian."
Pernyataan ini menegaskan bahwa Bagnaia tidak akan ragu bersikap lebih tegas saat situasi di lintasan membutuhkannya.
Baca Juga: Persib Bandung Fokus Adaptasi Ramadan, Target Back to Back Juara Liga 1
Bagnaia juga menyadari bahwa Marquez akan tampil dengan ambisi besar di MotoGP 2025.
Artikel Terkait
Real Madrid Pilih Barcelona atau Atletico di Copa del rey
Raul Asencio Diteriaki Mati, Langsung Diganti Ancelotti
Wembley Gelap Gulita, Pertandingan Inggris Vs Spanyol Ditangguhkan
Final Liga Nusantara 2024/2025: Tornado FC vs Sumut United, Siapa Juara?
Garuda Pertiwi U20 Uji Kemampuan di Jepang, Adaptasi dengan Cuaca Dingin