Sementara penampilan Axel Bassani di Australia menunjukkan peningkatan yang baik dibanding aksinya di tempat yang sama pada tahun 2024.
Peningkatan performanya dalam Tissot Superpole merupakan pertanda baik untuk musim mendatang, karena sebelumnya, itu adalah ajang yang cenderung membuat pembalap Italia itu kesulitan.
Pada akhir pekannya di Phillip Island, Axel Bassani menegaskan kembali pentingnya pekerjaan yang akan datang untuknya dan timnya.
Baca Juga: Pelatih Borneo FC Joaquin Gomez: Lebih Penting Pemain Cadangan yang Mampu Mengubah Jalannya Laga
“Balapan 2 merupakan balapan yang sulit karena kami kesulitan di lintasan lurus melawan beberapa pembalap lain,” buka Bassani.
“Awalnya tidak terlalu bagus, tetapi setelah itu saya memperoleh beberapa posisi dan setelah beberapa putaran kami juga mendapatkan kembali posisi lintasan di depan Alex dan Andrea Locatelli, yang berada di depan."
"Kecepatannya tidak buruk dan saya merasa lebih baik dari kemarin di atas motor. Kami banyak mengalami peningkatan."
Baca Juga: All England 2025: Tunggal Putri Indonesia Diharapkan Mengikuti Jejak Juara
"Kami selalu berada di sana, hampir siap untuk menyalip tetapi tidak pernah dari posisi ‘aman’."
"Kami selalu berada di sepuluh besar di Australia, dan kedua motor Bimota KB998 Rimini berada di dekat satu sama lain di akhir balapan, jadi kami harus senang."
"Namun, pada saat yang sama, kami harus memahami bahwa kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Bassani.
Artikel Terkait
Penampakan Pertama Bimota di Tes Pramusim 2025 di Jerez
Bimota Kembali Membalap di Ajang WorldSBK, Ancaman Baru Bagi BMW dan Ducati
Pembalap Ducati Nicolo Bulega Cetak Hattrick, Sapu Bersih Podium WorldSBK Putaran Australia
Pembalap BMW Juara Bertahan WorldSBK Toprak Razgatlioglu Tidak Berdaya di Sirkuit Phillip Island