“Dan sejujurnya, hal ini tidak membantu mengatasi kecelakaan itu. Saya melakukan kesalahan dan terbakar tidak membantu untuk tidak melakukan kesalahan apa pun,” ujarnya.
Suhu di sekitar sirkuit Chang berada di atas 30C, sementara suhu lintasan melebihi 50C.
Kondisi yang sangat panas di Thailand ini menyebabkan Fabio Di Giannantonio harus mundur dari Sprint Race hari Sabtu setelah mengalami luka bakar di tangan, kaki, dan lehernya.
Baca Juga: Persib Gelar Kampanye Ramadan, Ajak Bobotoh Berbuat Kebaikan
Sedangkan Joan Mir mengalami beberapa luka lepuh di tubuhnya karena panas yang keluar dari motornya. “Kaki [yang paling terpengaruh]. Saya mengalami beberapa lepuh."
“Saya tidak tahu [berapa] suhu [saat itu] tetapi sangat, sangat panas. Panas sekali. Juga, di tikungan [kanan], terutama tikungan lambat, saya terbakar."
“Saya jatuh di tikungan yang membuat saya terbakar,” katanya.
Artikel Terkait
Honda Tetap Pertahankan Pembalap Joan Mir untuk Dua Musim ke Depan
Jelang MotoGP Jepang Honda Rekrut Direktur Teknis Aprilia untuk Siapkan Motor Terbaik Musim Depan
Gantikan Repsol, Honda Dapat Dukungan Produsen Oli Inggris Castrol untuk Musim Depan
Honda HRC Castrol Resmi Meluncur di MotoGP 2025, Bawa Warna dan Sponsor Baru