Sementara itu, di sisi lain tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia mengalami kendala yang membuatnya gagal naik podium.
Baca Juga: Atlet Kebiasaan Melakukan Ritual dan Takhayul Mengubah Psikologi
Bagnaia, yang sebelumnya masih berpeluang finis di posisi ketiga, akhirnya harus puas mengakhiri balapan di peringkat keempat.
Bagnaia mencatatkan selisih waktu 5,5 detik di belakang Marc Marquez.
Ia kalah bersaing dengan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46), yang sukses menempati posisi ketiga berkat strategi penggunaan ban lunak.
Baca Juga: Australia Siapkan Fasilitas Terbaik untuk Timnas dan Suporter Indonesia
Menanggapi hasil yang diraih Bagnaia, Dall'Igna memastikan bahwa performa sang juara dunia dua kali itu tidak terpengaruh oleh pemilihan ban.
Ia mengisyaratkan bahwa Ducati masih perlu melakukan evaluasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utama dari kesulitan yang dialami Bagnaia.
"Sekarang kita akan mencari tahu apakah ada sedikit masalah pada bagian depan motor, kita akan melihatnya nanti," kata Dall'Igna.
Baca Juga: Evaluasi All England 2025, Eng Hian: Indonesia Tak Kebagian Gelar, Bukan Hasil Mengecewakan
"Akan tetapi, ini tidak ada hubungannya dengan ban, dan kami ingin menekankan hal itu sejak awal," tegasnya.
Dall'Igna pun menilai bahwa balapan di Argentina kali ini benar-benar menuntut ketahanan fisik dan mental yang tinggi.
"Itu adalah balapan yang sulit dan ketegangannya sangat terasa," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anna Kournikova Berubah dari Bintang Tenis Glamor Menjadi Penyendiri
Luka Modric Tetap Lebih Baik dari Arda Guler Meski Telah Pensiun
Cedera Umum pada Golf dan Taktik Pencegahan
Megawati Melampaui Pemain Kuota Asia, Bertahan di Red Sparks atau Move On?
Messi Kembali Beraksi, Buka Keran Gol Pertama Inter Miami