Ia mengakui bahwa Marquez memiliki peluang besar untuk mencapai prestasi tersebut, meskipun ia berharap rekor Rossi tetap bertahan.
Baca Juga: Australia Siapkan Strategi Baru untuk Bobol Pertahanan Kokoh Indonesia
"Saya pikir Marquez sangat kuat. Dia memiliki motor dan tim yang luar biasa," ujar Uccio kepada AS, seperti dilansir oleh Corsedimoto.
"Saya berharap rekornya tidak terlewati, tetapi tampaknya itu akan terjadi," tambahnya.
Sejauh ini, belum ada pembalap lain yang mampu menghentikan dominasi Marquez.
Baca Juga: Indonesia vs Australia: Misi Pecah Rekor 43 Tahun Tanpa Kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Performa impresifnya bersama Ducati membuatnya semakin diunggulkan untuk meraih berbagai rekor baru di ajang MotoGP.
Selain membahas peluang Marquez, Uccio juga menanggapi kritik terhadap keputusan tim Pertamina Enduro VR46 saat merekrut Franco Morbidelli.
Banyak pihak sebelumnya meragukan Morbidelli, namun ia justru berhasil membuktikan kemampuannya dengan meraih podium pada seri Argentina 2025.
Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Tempur Hadapi Australia di Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Uccio mengungkapkan bahwa keputusan tim untuk merekrut Morbidelli sudah dipertimbangkan sejak Maret 2024.
Saat itu, banyak kritik yang menyebut Morbidelli sudah melewati masa kejayaannya dan tidak layak bergabung dengan tim VR46.
"Ketika kami memutuskan untuk merekrut Morbidelli, kami mendengar banyak kritik yang mengatakan bahwa dia tidak pantas berada di tim kami," ujar Uccio.
"Namun, podium ini sangat berarti bagi kami. Franco pantas mendapatkan hasil tersebut karena ia telah melewati dua tahun sulit di Yamaha."
"Selama dua tahun itu, banyak orang meragukannya dan menganggap ia sudah habis. Mereka tidak benar-benar mengenalnya dan hanya memberikan kritik tanpa dasar," tutupnya.
Artikel Terkait
Meski Sempat Absen Bermain, Performa Moussa Sidibe di Liga 1 2024/2025 Layak Diacungi Jempol
Bungkus 90 Kemenangan Marc Marquez Samai Rekor Angel Nieto, Bersiap Kejar Rekor Valentino Rossi
Tidak Sekedar Balap, F1 Grand Prix Australia Lakukan Sosialisasi dan Program Berkelanjutan Inklusif
Red Sparks Gagal Finis Runner-Up V-League 2024, Kandas 2-3 dari Hi-Pass
Swiss Open 2025: Tiga Ganda Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua, Leo/Bagas Menang WO