"Pada akhirnya, saya menyukai tantangan, dan tidak ada tantangan yang lebih besar daripada mencoba untuk menang lagi dengan motor yang belum pernah memenangi Kejuaraan. Jadi, saya sangat gembira," ucap Martin.
Menyaksikan balapan pembuka Grand Prix musim ini dari rumah tentu saja membuat Martin merasa frustrasi.
Dengan ketidakhadirannya, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) telah menegaskan dominasinya. Martinator tidak merasa terkejut.
Baca Juga: Aprilia Racing Luncurkan Motor RS-GP25, Jorge Martin Kenakan Nomor #1
"Kemenangan Marc bukanlah sesuatu yang tak terduga oleh siapa pun," tandasnya.
Mengenai targetnya saat ini, Martin pun berkata, "Dibandingkan dengan yang lain, saya tertinggal 5.000 km. Jadi, saya harus kembali secepatnya dan membiasakan diri dengan motornya."
Namun, ia tetap fokus untuk kembali dengan mantap, sembari mempertahankan pandangan positif. "Segala sesuatu terjadi karena suatu alasan. Ini akan membuat kami kembali lebih kuat dari sebelumnya," pungkasnya.
Baca Juga: Sukses Jalani Operasi Kedua, Jorge Martin Ditakdirkan Melewati Balap Pembuka MotoGP Thailand
Martin pun kemudian memposting sebuah video dalam akun media sosialnya. Dalam postingan itu Martin menegaskan tekadnya untuk kembali lagi ke trek.
"Saya tidak akan berada di Austin, rencananya adalah di Qatar, tetapi belum ada yang pasti, jadi saya belum tahu."
"Saya sangat menantikan untuk bergabung kembali dengan tim saya, Aprilia, dan mengendarai motor yang luar biasa ini," ujarnya.
Artikel Terkait
Apes, Juara Bertahan Superbike Toprak Razgatlioglu Alami Highside di FP1 Phillip Island
Tiga Kemenangan Nicolo Bulega di WorldSBK Australia Bawa Dirinya Masuk ke Klub Hattrick
Menang di GP Argentina Bikin Marc Marquez Pimpin Klasemen MotoGP
Marc Marquez Berpeluang Samai Rekor Valentino Rossi di MotoGP 2025