Marquez mengakui bahwa keputusannya merupakan langkah berisiko tinggi, tetapi ia merasa percaya diri dengan strateginya.
"Itu sulit, tetapi saya cerdas dan tenang. Saya yakin dengan strategi saya memulai dari posisi terakhir di grid," ucapnya.
Baca Juga: Awet Muda, Hidup Sehat dari Pagi hingga Malam, Dokter Sarankan Ini yang Harus Dilakukan
Jika tak ada pembalap lain yang mengikutinya, Marquez tetap siap memulai dari posisi terakhir dan mengejar waktu dengan kecepatan yang dimilikinya.
"Seorang pembalap harus menyadari peraturan. Dia harus mempelajarinya dan mengetahui batasannya."
"Bukan batasannya, tetapi aturan dan menghormatinya, dan itulah yang saya lakukan," tutupnya.
Baca Juga: David Beckham Gelar Pesta Dasi Hitam Bertabur Bintang, Beruntung Punya Banyak Wanita
Terlepas dari insiden yang membuatnya kehilangan peluang menang, Marquez kembali menunjukkan bahwa ia masih menjadi pembalap yang cerdas dan penuh perhitungan di MotoGP.
Artikel Terkait
Mobil Mewah Erling Haaland Diambil Petugas Manchester City di Bandara
Tiga Hari Dibebaskan dari Tuduhan Pemerkosaan, istri Dani Alves Umumkan Kehamilan
Ancelotti Berubah Pikiran soal Melatih di Madrid, Brasil Jadi Tantangan
Update Klasemen La Liga Spanyol: Lewandowski Pimpin Barcelona Menjauh dari Real Madrid
Messi Bikin Heboh di Lapangan Tenis Miami saat Pertandingan Novak Djokovic