Cedera ini menjadi pukulan berat bagi Martin, terlebih mengingat ia baru saja pulih dari serangkaian cedera sebelumnya.
Baca Juga: Maura Higgins Jadi Iklan Pakaian Tenis tapi Tak Bisa Olahraga
Ia sempat absen dalam tiga seri pertama MotoGP 2025 setelah mengalami kecelakaan di tes pramusim Sepang dan insiden dalam sesi latihan pribadi jelang musim dimulai.
Meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak mudah, Martin tetap menunjukkan semangat dan rasa syukur.
Dalam unggahan di media sosial sehari setelah kecelakaan, ia menulis, “Terima kasih Tuhan, ini bisa saja jauh lebih buruk.”
Kecelakaan yang dialami Martin tergolong sangat berbahaya, karena terjadi saat dirinya terjatuh di depan pembalap lain.
Seperti diketahui, beberapa insiden fatal dalam sejarah MotoGP juga bermula dari skenario serupa.
Paolo Simoncelli, ayah dari almarhum Marco Simoncelli yang wafat pada MotoGP Malaysia 2011, bahkan menyebut bahwa nasib Martin masih sangat beruntung.
Baca Juga: PSG Ngidam Gelar Liga Champions, Nike Siapkan Sepatu Baru Air Max Plus
Menurut Simoncelli, tabrakan itu hanya berselisih sekitar 10 sentimeter dari titik kritis yang berpotensi menyebabkan kematian.
Martin sendiri pernah mengalami kecelakaan serius pada 2021 yang membuatnya mengalami delapan patah tulang.
Kini, ia kembali menghadapi tantangan besar untuk pulih, namun menyatakan tekadnya untuk kembali lebih kuat.
Baca Juga: Rafael Leao: Derby Milan di Coppa Italia Dapat Mengubah Musim
“Hari-hari ini sangat sulit, tapi saya mulai bisa bergerak lebih banyak dan merasa sedikit lebih baik meski rasa sakitnya masih ada,” ujar Martin.
Artikel Terkait
Kabar Terkini Cedera Bukayo Saka yang Mengkhawatirkan Ditekel Pemain Ipswich
Statistik Leicester 0-1 Liverpool: Alexander-Arnold Membawa The Reds Mendekati Gelar Liga Primer
Kehilangan 2 Pemain, Tetap Menang 2-0, Uzbekistan U17 Juara Asia
Manchester United Menolak Datang ke Indonesia, Singgung Tragedi Kanjuruhan dan Takut Penyerangan Suporter
Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia, Bisakah Balas Dendam dan Juara ASEAN U23