Namun, kali ini dengan dua pembalap penguji. Fernandez bergabung dengan Andrea Dovizioso. Keduanya bekerja pada mesin V4.
Sementara duo Prima Pramac Yamaha, Jack Miller dan Miguel Oliveira, tetap menggunakan mesin Inline-4 yang diperbarui.
Perbedaan Utama V4 dan Inline-4
Baca Juga: Resmi Berseragam Real Madrid, Ini Kalimat Pertama Dean Huijsen
Mesin V4 memiliki silinder yang ditempatkan dalam bentuk V – dua menghadap ke depan, dua menghadap ke belakang – dan di MotoGP hampir semua V4 memiliki sudut V 90º.
Sedangkan Inline-4 persis seperti itu, dengan semua silinder disusun dalam satu garis di seluruh rangka.
V4 karena poros engkolnya yang lebih pendek dan ringan lebih unggul saat keluar tikungan. Ini lantaran akselerasi yang lebih cepat ketimbang mesin Inline-4.
Baca Juga: Tim DBL Indonesia All-Star 2025 Kawinkan Gelar Juara Circuit of Champion Chicago 2025
Namun, poros engkol yang lebih berat dan lebih panjang pada mesin Inline-4 menghasilkan kecepatan dan stabilitas yang lebih baik di tengah tikungan.
Di MotoGP, V4 digunakan oleh semua pabrikan, kecuali Yamaha, dan telah memenangi setiap Grand Prix sejak pembuka musim 2023. Inline-4 terakhir yang menang adalah Alex Rins yang menggeber Suzuki di Valencia 2022.
Pada kualifikasi, Inline-4 dapat memanfaatkan semua titik kuatnya. Sedangkan dalam pertarungan balapan, mesin ini kesulitan untuk menyamai keunggulan akselerasi dan kecepatan tertinggi dari V4.
Artikel Terkait
Fabio Quartararo Bawa Harapan Baru untuk Yamaha di MotoGP Musim Ini, Siap Saingi Ducati
Francesco Bagnaia Akui Motor Ducati Tak Kompetitif di MotoGP Inggris 2025
Yamaha Akui Sudah Kontak Toprak Razgatlioglu, Lakukan Pendekatan untuk Mengajaknya ke MotoGP
Pembalap MotoGP Lakukan Uji Coba Radio Pengendara di Aragon