"Mesinnya belum mencapai performa maksimalnya dari Jepang," tambahnya. "Mereka [para insinyur] tidak memberi kami semua tenaga dari mesin, tetapi jika mereka memahami prosesnya, itu akan bagus."
"Pada titik tertentu, kami perlu melihat mana yang lebih cepat dalam hal waktu putaran. Itu yang akan menentukan [mesin mana yang akan dipilih]."
"Itu bukan hal yang negatif, tetapi kami hanya perlu melihat waktu putaran yang lebih baik," ucapnya.
Baca Juga: MotoGP Ceko: Sirkuit Brno Jadi Saksi Kembalinya Jorge Martin ke Lintasan Balap
"Mereka ingin memahaminya tanpa merusaknya. Mereka memberi kami [performa] sedikit demi sedikit. Di Jepang, memang seperti itu. Mereka ingin memahami semuanya dengan sangat baik."
"Tidak ada yang salah dengan itu selama kami memiliki motor yang bagus untuk tahun depan, tetapi sejauh ini berjalan dengan baik," ucap Fernandez.
Artikel Terkait
Yamaha Terus Fokus Pada Pengembangan Mesin V4
Andrea Dovizioso Jadi Pembalap Penguji dan Penasehat Performa Pembalap Yamaha MotoGP
Fabio Quartararo Akui Motor Yamaha Lemah di Sirkuit Assen
Sambut HUT ke-70 Yamaha Pakai Livery Khusus di MotoGP Belanda