“Dia mengalami periode sulit, dan sangat tidak mudah untuk bangkit dari kondisi itu,” kata Agostini.
Baca Juga: BRI Super League 2025/26: Era Baru Sepak Bola Indonesia Dimulai
“Tapi ia rela meninggalkan kontrak besar bersama Honda demi bergabung dengan tim satelit.”
Keputusan Marquez untuk meninggalkan Honda dan bergabung dengan Gresini Racing, tim satelit Ducati, memang menjadi langkah besar dalam kariernya.
Walau gajinya berkurang drastis, keputusan tersebut dibuktikan dengan performa impresif di atas motor Ducati.
Baca Juga: Darwin Nunez Masuk Radar AC Milan, Al Hilal Jadi Pesaing Berat
Di bawah naungan Gresini, Marquez kembali menunjukkan taringnya di lintasan.
Ia mulai konsisten mencetak hasil positif, baik dalam sesi sprint race maupun balapan utama.
Kebangkitannya ini pun membuat Ducati akhirnya merekrut Marquez ke tim pabrikan.
Baca Juga: Liverpool Mundur dari Perburuan Alexander Isak Usai Tawaran Ditolak Newcastle
Kini, Marquez tampil sebagai pembalap utama Ducati dan terus menunjukkan performa menjanjikan.
Keputusannya untuk mengambil risiko besar terbukti membuahkan hasil.
Maka tak heran jika Giacomo Agostini menyuarakan pembelaannya, meminta agar publik, khususnya penggemar Italia, melihat Marquez sebagai sosok yang layak dihormati atas segala pencapaiannya, bukan sekadar dihakimi dari konflik masa lalu.
Artikel Terkait
Debut Cemerlang Kevin Diks, Jadi Andalan Baru Borussia Monchengladbach
Napoli Kembali Melirik Pemain Sayap Liverpool Federico Chiesa, Bersiap Tinggalkan Anfield
Terbongkar, Ternyata Wataru Endo Punya Janji Khusus dengan Arne Slot Saat Mulai Melatih Liverpool
Tinjau Kesiapan MotoGP Indonesia Menpora Dito Ariotedjo Cicipi Aspal Sirkuit Mandalika
MotoGP Indonesia Siap Digelar, Ini Harga Tiket Balap di Mandalika