"Cobalah untuk menghapusnya, seperti yang kita lihat dalam peraturan baru untuk tahun 2027, [ketika] kita mulai menghapus perangkat [ketinggian berkendara] dan semua hal ini."
"Saya pikir kita harus mulai berpikir untuk menghapus alat bantu yang kita miliki di motor," ujar Acosta.
Namun, pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yakin bahwa yang terbaik akan selalu muncul ke permukaan meskipun ada kekhawatiran bahwa alat bantu tersebut akan menyeimbangkan persaingan.
Baca Juga: Shin Tae-Yong Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Pemecatannya dari Timnas Indonesia
"Tentu saja, seperti yang dikatakan Marc, pembalap bisa membuat sedikit perbedaan," kata pembalap Italia itu.
"Ini bukan yang terbaik. Tetapi pada akhirnya, ketika semua orang [mengerti] pengaturan semuanya, maka pembalap akan membuat perbedaan lagi. Jadi, ini masalah waktu," ujar Bezz.
Yuk gabung channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Super League, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, Sport Science, Culture, Fashion hingga seputar KONI. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Pedro Acosta Dibidik VR46, Valentino Rossi Siapkan Strategi Jegal Marquez
Legenda MotoGP Kevin Schwantz Ramal Masa Depan Pedro Acosta
Marc Marquez Dapat Peringatan Serius Jelang Aksinya di MotoGP Hungaria di Balaton Park
MotoGP Austria: Ambisi Marc Marquez untuk Kembali Naik Podium di Red Bull Ring