Bagi Bagnaia, Balaton Park bukan sepenuhnya asing.
Sebelumnya, ia sempat menjajal lintasan tersebut menggunakan Ducati Panigale V4S dalam sesi uji coba privat bersama para pembalap Ducati lainnya.
Meski demikian, Bagnaia menegaskan pengalaman itu tidak bisa sepenuhnya dijadikan patokan.
Pasalnya, karakter Ducati Panigale berbeda dengan Desmosedici GP yang digunakan dalam ajang MotoGP.
Baca Juga: Beberapa Pemain Arema FC Belum Pulih Jelang Laga Kontra Bhayangkara FC di Kanjuruhan
Namun setidaknya, ia sudah memiliki gambaran tentang karakter lintasan yang dikenal memiliki banyak titik pengereman.
“Di Balaton, kami semua memulai dari awal."
"Ducati sempat mengambil kesempatan mencoba lintasan ini pada awal Agustus, tapi sekarang kami harus memahami situasi yang sebenarnya dengan Desmosedici GP, motor dengan potensi jauh lebih besar dibanding Panigale V4S,” ujar Bagnaia.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Jelang Duel Arema FC vs Bhayangkara Presisi Lampung FC di Kanjuruhan
Bagi Bagnaia, kemenangan di Grand Prix terasa semakin lama.
Sejak terakhir kali naik podium tertinggi pada MotoGP Americas 2025 bulan Maret lalu, ia belum lagi mencatat kemenangan.
Hasil terbaiknya dalam tiga seri terakhir hanyalah podium di GP Jerman.
Baca Juga: Patenkan Selebrasi, Cole Palmer Ditentang Kilang Anggur
Situasi ini membuat posisinya tertahan di peringkat tiga klasemen sementara MotoGP 2025 dengan koleksi 221 poin.
Artikel Terkait
Patenkan Selebrasi, Cole Palmer Ditentang Kilang Anggur
Satu Lagi Grandmaster Tumbang Ditangan IM Azarya Jodi Setyaki
Jake Paul Peringatkan Juara Kelas Ringan Tak Terkalahkan, Monster Besar Akan Datang
Eksklusif: Frustrasi Kolo Muani Meningkat bagi Juventus Setelah Permintaan PSG
Barcelona Terancam Tanpa Penonton di Camp Nou