Meski demikian, ia menegaskan tak boleh larut dalam rasa frustrasi.
Baca Juga: Debut Bruno Tubarao di Persija, Mauricio Souza Beri Penilaian
Menurutnya, seorang pembalap harus cepat di setiap sirkuit tanpa terkecuali.
“Tidak masalah kalau treknya kurang cocok untuk saya, karena tugas saya adalah tetap kompetitif di mana pun,” katanya menambahkan.
Balaton Park sendiri disebut memiliki karakteristik stop-and-go, mirip Red Bull Ring di Austria.
Baca Juga: Persija Ditahan Malut United, Maxwell Souza Catat Gol ke-3 Musim Ini
Namun, Alex menilai trek Hungaria itu jauh lebih sulit, terutama karena baru pertama kali digunakan di kalender MotoGP 2025.
“Red Bull Ring juga bukan trek favorit saya, tapi di sana saya masih bisa bertarung cukup baik, terutama pada sprint. Kali ini performa kami jelas jauh dari harapan,” ucapnya.
Akibat hasil buruk ini, posisi Alex Marquez di klasemen mulai tertekan.
Baca Juga: Persib Bandung Tahan Imbang PSIM, Patricio Matricardi Lihat Sisi Positif
Walau masih bertengger di peringkat kedua, jarak poin dengan sang kakak, Marc Marquez, kian melebar.
Kini selisih keduanya mencapai 175 angka, membuat peluang perebutan gelar semakin berat.
Lesunya performa Alex ternyata juga beriringan dengan meredupnya dominasi Ducati di MotoGP Hungaria.
Baca Juga: Bojan Hodak Soroti Finishing Persib Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
Untuk pertama kalinya musim ini, hanya tiga pembalap Ducati yang mampu menembus 10 besar.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Tanpa 4 Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Sebut Skuat Garuda Bakal Lemah
Ruben Amorim Sentil Pemain MU atas Penampilan Buruk Melawan Fulham
Cesc Fabregas Menutup Pintu Keluar Transfer Nico Paz dari Como
Rodrygo Ngamuk Usai Ditarik Keluar Lebih Cepat dalam Laga Real Madrid Vs Oviedo
Debut Jobe Bellingham Berakhir Ricuh, Ayahnya Ribut dengan Petinggi Borussia Dortmund