Aprilia Mulai Tantang Dominasi Ducati, Honda Masih Cari Pemimpin

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:15 WIB
Carlo Pernat menilai dominasi Ducati di MotoGP 2025 hanya berkat Marc Marquez, sementara Aprilia mulai menantang dan Honda masih mencari sosok pemimpin. (MotoGP)
Carlo Pernat menilai dominasi Ducati di MotoGP 2025 hanya berkat Marc Marquez, sementara Aprilia mulai menantang dan Honda masih mencari sosok pemimpin. (MotoGP)

Namun, ia menilai hal tersebut lebih karena situasi di lintasan, bukan semata faktor teknis dari motor mereka.

Baca Juga: Pertama Kali Program Naturalisasi Terjadi di Cabang Olahraga Hoki Es Indonesia

Di sisi lain, Pernat tak segan memberikan pujian untuk Aprilia.

Menurutnya, tim asal Noale itu terus menunjukkan peningkatan, terutama sejak kedatangan Fabiano Sterlacchini yang memperkuat sektor teknis.

Dengan progres yang ada, ia percaya Aprilia berpotensi mengimbangi, bahkan menyaingi dominasi Ducati.

Baca Juga: Jurang Kualitas Sepak Bola Putri, Timo Scheunemann Targetkan Indonesia Tembus Piala Dunia Wanita 2031

“Mereka menunjukkan perkembangan positif,” kata Pernat.

“Dengan Sterlacchini di sisi teknis, saya yakin Aprilia bisa bertarung melawan Ducati,” lanjutnya.

Selain Marquez dan Aprilia, sorotan lain dari seri Hungaria datang dari Honda.

Baca Juga: DPR Kasih Restu, Cabor Hoki Es Juga akan Kedatangan Empat Pemain Naturalisasi dari Rusia

Pabrikan berlogo sayap tersebut berhasil menempatkan Luca Marini di posisi kelima.

Walau begitu, Pernat menilai Honda masih memiliki pekerjaan rumah besar.

“Honda mendapatkan hasil bagus dengan Marini, tetapi mereka hanya bertahan di posisi lima, enam, atau sepuluh,” ucapnya.

Baca Juga: Tok! DPR Setujui Naturalisasi Lima Pemain untuk Segera Memperkuat Timnas Indonesia

Menurutnya, Honda masih kekurangan sosok pembalap utama yang bisa menjadi panutan.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: GPOne

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X