“Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang Marquez karena faktanya sudah cukup jelas,” ujar Gibernau, dikutip dari AS.com.
Baca Juga: Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida Minta Pemainnya Waspadai PSBS Biak yang Bisa Bikin Kejutan
“Angka-angkanya tidak bisa dibantah. Kita harus mengaguminya dan menikmatinya selama dia masih ada di sini.”
Ketika ditanya siapa yang lebih baik antara Rossi dan Marquez, Gibernau menilai sulit memberikan jawaban mutlak.
Menurutnya, keduanya harus dilihat berdasarkan era masing-masing.
Baca Juga: Penampakan Edisi Kedua Travis Scott x Fragment Design x Air Jordan 1 Low OG
“Sulit untuk memilih. Semua tergantung siapa yang menjawab,” kata Gibernau.
“Ada orang yang lebih suka Valentino, ada juga yang lebih suka Marc. Yang pasti, kita harus menikmati momen ini bersama Marquez.”
Gibernau menekankan, keberhasilan Marquez sangat mengesankan mengingat ia sempat dihantam cedera dan krisis performa motor antara 2020 hingga 2023.
Baca Juga: Superkomputer Opta Prediksi Tim Favorit Juara Liga Champions 2025-26
“Satu-satunya keraguan mungkin soal bagaimana dia mengelola situasi secara mental. Tapi kalau soal talenta, tidak ada yang bisa meragukannya,” ujarnya.
Meski begitu, Gibernau menilai Rossi dan Marquez memiliki kesamaan yang kuat.
Menurutnya, keduanya adalah pembalap yang sama-sama punya naluri membunuh di lintasan.
Baca Juga: Liverpool Mengatasi Rintangan Besar untuk Mendapatkan Alexander Isak Beralih ke Ahli Sains
“Mereka punya kelebihan masing-masing sesuai gaya balapnya, tapi pada akhirnya mereka adalah dua ‘pembunuh’,” kata Gibernau.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U23 Gagal ke Piala Asia, Gerald Vanenburg Merespon Perbandingannya dengan Shin Tae-yong
Diajak Kencan 10 Kali Lewat DM, Anna Kalinskaya Bereaksi Mengejutkan
Eliano Reijnders Menatap Debut Bersama Persib
Persib Vs Persebaya: Debut Pemain Baru dan Ambisi Tuan Rumah Raih Poin Penuh
Mbappe Merilis Jam Tangan Mewah yang Terinspirasi Liga Champions