Menurut Haro, rider asal Spanyol itu sudah terbiasa menghadapi cibiran dan ejekan.
Baca Juga: Lewis Hamilton Menjual Seluruh Koleksi Mobilnya Tapi Masih Naksir Ferrari F40
Bahkan, Marquez pernah menerima ancaman serius, namun tetap konsisten tidak terlibat dalam perang komentar atau balasan terhadap penonton.
“Marquez tidak pernah terlibat dalam perang dengan siulan, hinaan, atau ancaman."
"Dia pernah menerima ancaman pembunuhan, tetapi tidak pernah membalas,” ujarnya.
Baca Juga: Bawa Honda Juara di Mandalika Pembalap Superbike Xavi Vierge Tinggalkan Honda HRC Usai Musim 2025
Lebih lanjut, Haro menambahkan bahwa Marquez justru memilih menjawab kritik dengan performa di lintasan.
Hal itu terlihat pada balapan utama GP San Marino.
Meski memulai lomba dari posisi keempat, Marquez tampil penuh perhitungan.
Baca Juga: Performa Mumpuni, Alex Marquez Diganjar Motor Spek Pabrikan Ducati untuk MotoGP 2026
Ia melakukan manuver penting untuk melewati pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, sebelum akhirnya melesat ke posisi terdepan hingga menyentuh garis finis sebagai pemenang.
Haro menyebut kemenangan tersebut merupakan bentuk jawaban paling elegan dari Marquez terhadap cemoohan yang diterimanya.
“Saya tidak begitu paham maksud dari selebrasi yang dia lakukan."
Baca Juga: Babak Belur di Laga Pramusim, PSIM Banyak Belajar dari Kekalahan Melawan Bali United FC
"Tetapi saat melihatnya, saya berpikir bagus, itu adalah cara membungkam omongan orang tanpa perlu berkata apa-apa,” tutur Haro.
Artikel Terkait
Ini Dia, Deretan Kiper Termuda Sepanjang Sejarah Liga Champions
Jadwal Pertandingan Liga Primer Inggris Pekan Kelima, Arsenal Ditantang Manchester City
Lima Momen Epik Manchester United vs Chelsea Jelang Duel di Pekan Kelima Liga Primer
Bhayangkara FC, Persebaya, dan Malut United Raih Kemenangan di Pekan Keenam Super League 2025/26
Jelang Duel Lawan PSBS Biak, Jan Olde Riekerink Akui Skuatnya Sempat Bermasalah dengan Pemain U23