Menurutnya, aspek psikologis menjadi faktor besar yang meruntuhkan rasa percaya diri sang murid Valentino Rossi itu.
Baca Juga: Ruben Amorim Keras Kepala: Paus Pun Tidak Akan Memaksa Saya Mengubah Taktik
“Saya mendengar banyak hal tentang Bagnaia, terlepas dari aspek teknis yang hanya timnya yang tahu,” ujar Dovizioso.
“Secara psikologis, sangat menghancurkan ketika ada orang yang berada di posisi Anda dan bisa melakukan hal-hal tertentu."
"Bagi pembalap dengan ego tinggi, hal itu bisa menjadi kontraproduktif,” tambahnya, dikutip dari Motosan.
Baca Juga: Ini Penyebab Karier Neymar di Santos Bisa Tamat
Lebih jauh, Dovizioso memuji kekuatan Marquez yang menurutnya komplet di semua aspek.
Pembalap asal Spanyol itu dinilai selalu berani mengambil risiko lebih besar dibandingkan lawan-lawannya.
Selain itu, Marquez juga memiliki kemampuan unik membuat rival-rivalnya merasa tertekan saat bersaing di lintasan.
Baca Juga: 72 Menit Debut Calvin Verdonk di Ligue 1, Rapornya Apik tapi Lille Berakhir Pahit
“Dia kuat dalam segala hal, itulah kesulitannya. Selain lebih unggul di beberapa area, dia juga konsisten kuat di semua aspek,” kata Dovizioso.
Meski demikian, Dovizioso juga menyoroti sisi negatif Marquez.
Menurutnya, sang juara dunia enam kali sering kali tidak mampu menahan diri untuk selalu tampil agresif.
Baca Juga: Dua Pemain Barcelona Absen di Acara Ballon d’Or Meskipun Dinominasikan
Situasi itu kerap membuat Marquez terjatuh, meski sejauh ini masih beruntung hanya mengalami cedera ringan.
Artikel Terkait
Ilia Topuria Tantang Terence Crawford, Michael Chiesa Sebut Bukan Ide Baik
Marelli Kritik Keputusan Wasit dalam Pertandingan Verona 1-1 Melawan Juventus
Man Utd 2 Chelsea 1: Tekanan Mereda pada Amorim setelah Kemenangan Krusial 10 Lawan 10 di Tengah Hujan Lebat
Udinese 0-3 Milan: Pulisic Inspirasi Rossoneri, 2 Gol Satu Assist
Petinju Binaan Pertina Borong 3 Medali Emas di Malaysia, Ketum KONI Pusat Ucapkan Selamat