Sementara itu, Marini menorehkan kecepatan identik dengan sang mantan juara dunia.
Lompatan besar ini menjadi bukti bahwa langkah radikal Honda akhirnya mulai menuai hasil.
Dilansir dari Speedweek, peningkatan kecepatan bukan hanya hasil pengembangan mesin, tetapi juga kombinasi drivetrain, aerodinamika, elektronik, dan sasis.
"Kekhawatiran Honda terkait kecepatan motor mereka kini mulai hilang."
Baca Juga: Cole Palmer Cedera Lagi, Absen Bela Chelsea Hampir Sebulan
"Mereka berhasil mengubah tenaga mesin V4 empat silinder menjadi daya dorong yang lebih efektif," tulis Speedweek.
Keberhasilan tiga pembalap Honda menembus Q2 menandakan adanya progres nyata.
Joan Mir menegaskan pencapaian ini memberi dorongan semangat tambahan.
Baca Juga: Lewis Hamilton Galau, Anjing Kesayangannya Masuk Rumah Sakit dan Koma
"Hari ini kami hanya punya satu ban dan satu kesempatan, tetapi berhasil lolos."
"Saya senang dan ini jadi motivasi ekstra dengan dukungan penuh dari Honda," kata Mir dalam laman resmi HRC.
Ia menambahkan, tim harus bekerja lebih keras menghadapi kualifikasi yang akan berlangsung ketat.
Baca Juga: Fajar/Fikri Jaga Asa Ganda Putra Indonesia di Korea Open 2025
"Sekarang fokus kami pada Q2. Kami harus memastikan hasil maksimal karena persaingan akan semakin rapat," ujarnya.
Artikel Terkait
Chelsea Vs Brighton: The Blues Bidik Kemenangan Usai Tumbang dari Man United
Mimpi Jadi Kenyataan! Alwi Farhan Tantang Sang Idola Jonatan Christie di Semifinal Korea Open
Putri KW Lanjutkan Tren Positif, Indonesia Kuasai Semifinal Korea Open 2025
Bangkit dari Ketertinggalan, Amri/Nita Tantang Unggulan Utama di Semifinal Korea Open 2025
Persita Mencoba Menggoyang Dominasi Persib di Pekan Ketujuh Super League 2025/26