MotoGP Indonesia Didukung 140 Tenaga Medis, 22 Ambulans, dan 2 Helikopter Medis

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 21:47 WIB
Dirut MGPA Priandhi Satria dan Kepala Basarnas NTB Muhamad Hariyadi menyambut kedatangan helikopter Basarnas di Sirkuit Mandalika (MGPA)
Dirut MGPA Priandhi Satria dan Kepala Basarnas NTB Muhamad Hariyadi menyambut kedatangan helikopter Basarnas di Sirkuit Mandalika (MGPA)

SportlinkNews - Meski sempat terjadi insiden kecelakaan antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi namun secara keseluruhan gelaran MotoGP Indonesia berlangsung aman dan lancar.

Kalau diperhatikan saat terjadi insiden antara Marc Marquez dan Bezzecchi dalam tempo singkat para marshal dan tim medis langsung bergerak menghampiri kedua pembalap.

Meski keduanya masih mampu berjalan namun tetap dalam kawalan petugas medis dan marshal. Marquez yang mengalami cedera di tangan kanannya segera dibawa ke pusat medis.

Baca Juga: Red Sparks Krisis Pemain Usai Ditinggal Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic

Gerak cepat marshal dan petugas medis di Grand Prix Indonesia memang menjadi salah satu fokus panitia pelaksana GP Indonesia di Mandalika.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria memastikan bahwa seluruh protokol keselamatan dan medis telah disiapkan dengan maksimal.

Bahkan MGPA juga menyiapkan dua helikopter untuk mendukung kinerja penyelenggara sebagaimana disyaratkan oleh FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) dan Dorna Sports sebagai penyelenggara resmi MotoGP.

Baca Juga: Menpora Erick Thohir Sebut Perputaran Ekonomi di MotoGP Indonesia di Mandalika Tembus Rp4,8 Triliun

Dua helikopter medis milik Badan SAR Nasional (Basarnas) yang sudah standby sejak Kamis, 2 Oktober 2025 disiapkan sebagai bagian dari sistem evakuasi darurat selama gelaran balap berlangsung.

Menurut Priandhi Satria, kedua helikopter ini menempuh perjalanan yang cukup panjang sebelum akhirnya mendarat di Mandalika.

"Satu heli berangkat dari Jakarta menuju Surabaya, lalu ke Lombok. Sementara satu lagi dari Bogor, lanjut ke Semarang, dan akhirnya sampai ke Lombok. Jadi memang perlu waktu untuk tiba di sini," jelasnya.

Baca Juga: Jalani Dua Laga Tandang, Manajer Persija Ardhi Tjahjoko: Kami Tidak Boleh Mengulang Kesalahan yang Sama

Lebih lanjut, Priandhi menjelaskan bahwa dari sisi darat, telah disiagakan 22 unit ambulans yang tersebar di berbagai titik strategis di dalam dan sekitar sirkuit.

Ambulans ini terdiri dari berbagai jenis – mulai dari ambulans darurat berstandar ICU, hingga ambulans transportasi cepat.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: Mandalika Grand Prix Association

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X