SportlinkNews - Menjelang bergulirnya Liga Voli Korea musim 2025–2026, bayang-bayang kesulitan tengah menghantui klub Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Setelah dua musim penuh warna, tim asuhan Ko Hee-jin kini harus melangkah dengan kekuatan yang berbeda menyusul kepergian dua pemain andalan, Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic.
Red Sparks yang berstatus sebagai runner-up musim lalu diharapkan tampil kompetitif kembali.
Baca Juga: Terungkap, PSM Makassar Umumkan Pelatih Pengganti Bernardo Tavares
Namun, situasi menjadi jauh lebih menantang setelah dua sosok kunci di lini serang mereka resmi hengkang.
Megawati, bintang asal Jember, Jawa Timur, memilih melanjutkan karier di luar negeri bersama Manisa BBSK, klub kasta kedua Liga Voli Turki.
Selama dua musim bersama Red Sparks, Megawati menjadi tulang punggung tim dan berperan besar dalam membawa klub berjuluk Red Force itu melaju hingga final playoff.
Baca Juga: Media Prancis Ungkap Penyebab Calvin Verdonk Tak Masuk Skuad Lille
Kolaborasinya dengan Vanja Bukilic dari Serbia menjadi kekuatan utama yang membuat lini serang Red Sparks dikenal tajam dan sulit dihentikan.
Namun kini, kepergian keduanya membuat pelatih Ko Hee-jin harus memutar otak.
Perubahan besar di dalam skuad terbukti memengaruhi performa Red Sparks pada KOVO Cup 2025, di mana mereka gagal menembus fase grup.
Baca Juga: 30 Pelatih di Kudus Ikuti Sertifikasi Lisensi D Nasional PSSI, Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa Red Sparks belum menemukan formula terbaik pasca “era Megawati dan Bukilic” berakhir.
Artikel Terkait
Arne Slot Akui Mohamed Salah Kehilangan Ketajamannya Saat Melawan Chelsea
Ole Romeny dan Maarten Paes Pulih, Timnas Indonesia Dapat Angin Segar di Jeddah
Kluivert Waspadai Arab Saudi, Timnas Indonesia Fokus Jaga Kondisi di Jeddah
MotoGP Indonesia: Fermin Aldeguer Kampiun di Mandalika, Marc Marquez dan Bezzecchi Terlibat Kontak
Drama MotoGP Indonesia: Marc Marquez dan Bagnaia Tidak Berdaya di Mandalika, Duo Pembalap Gresini Naik Podium