SportlinkNews - Legenda MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, memberikan pandangan menarik soal siapa pembalap yang berpotensi menjadi rival terkuat Marc Marquez di musim mendatang.
Menurutnya, sosok yang paling mungkin menandingi dominasi Marquez adalah Pedro Acosta, talenta muda dari tim Red Bull KTM.
Dominasi Marquez bersama tim pabrikan Ducati di musim MotoGP 2025 memang menjadi sorotan besar.
Baca Juga: Canali dan Inter Milan Kenalkan Pakaian Resmi Terbaru untuk Musim Gugur/Dingin
Setelah bergabung dari Honda, pembalap berjuluk The Baby Alien itu tampil luar biasa dengan rentetan kemenangan yang membuatnya tak tersentuh di papan klasemen.
Bahkan, Marquez sudah memastikan gelar juara dunia sebelum seri terakhir digelar di Sirkuit Mandalika, Indonesia, pekan lalu.
Namun, keberhasilan tersebut sedikit ternoda oleh cedera yang dialaminya pada seri ke-18 tersebut.
Baca Juga: Jelang Lawan Irak, Marc Klok Ingatkan Timnas Indonesia untuk Tidak Menyerah
Marquez dikabarkan harus absen dalam dua seri berikutnya untuk memulihkan kondisinya.
Kendati demikian, performanya sepanjang musim ini membuktikan bahwa dirinya masih menjadi kekuatan utama di kelas premier, meskipun sempat mengalami masa sulit di Honda beberapa tahun terakhir.
Lorenzo, yang juga pernah menjadi rekan satu tim Marquez di masa lalu, menilai bahwa kombinasi antara kemampuan alami Marquez dan performa mesin Ducati adalah faktor kunci di balik kesuksesan besar tersebut.
Baca Juga: Kemenpora Dukung NOC Indonesia dan PB Persani Menolak Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik
Menurutnya, kerja sama itu mengingatkan pada era kejayaan Mick Doohan bersama Honda dan Michael Schumacher bersama Ferrari, ketika kombinasi pembalap terbaik dan mesin terbaik menghasilkan dominasi absolut.
“Saya rasa setelah kecelakaan parah pada lengannya di tahun 2020, Marquez belum sepenuhnya pulih,” ujar Lorenzo, dikutip dari laman Motosan.
Artikel Terkait
Klasemen Play-off Piala Dunia 2026: Gol Sebelum Pertandingan, dan Wasit Fair Play
Pentingnya Fisioterapi untuk Atlet, Sebuah Bidang Ilmu Olahraga
Kekalahan di Jeddah Jadi Cermin: Timnas Butuh Arah Jelas Pasca Shin Tae-yong
Laskar Kie Raha Mengasah Kembali Keterampilan dan Kebugaran Pemainnya Selama Jeda Internasional
Bojan Hodak: Penting Bagi Pemainnya Melakoni Laga yang Intens di Timnas Indonesia