Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Bisa Jadi Rival Terkuat Marc Marquez

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 20:00 WIB
Jorge Lorenzo menilai Pedro Acosta sebagai pembalap muda paling potensial yang bisa menantang dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025 bersama Ducati. (Red Bull Content Pool)
Jorge Lorenzo menilai Pedro Acosta sebagai pembalap muda paling potensial yang bisa menantang dominasi Marc Marquez di MotoGP 2025 bersama Ducati. (Red Bull Content Pool)

SportlinkNews - Legenda MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, memberikan pandangan menarik soal siapa pembalap yang berpotensi menjadi rival terkuat Marc Marquez di musim mendatang.

Menurutnya, sosok yang paling mungkin menandingi dominasi Marquez adalah Pedro Acosta, talenta muda dari tim Red Bull KTM.

Dominasi Marquez bersama tim pabrikan Ducati di musim MotoGP 2025 memang menjadi sorotan besar.

Baca Juga: Canali dan Inter Milan Kenalkan Pakaian Resmi Terbaru untuk Musim Gugur/Dingin

Setelah bergabung dari Honda, pembalap berjuluk The Baby Alien itu tampil luar biasa dengan rentetan kemenangan yang membuatnya tak tersentuh di papan klasemen.

Bahkan, Marquez sudah memastikan gelar juara dunia sebelum seri terakhir digelar di Sirkuit Mandalika, Indonesia, pekan lalu.

Namun, keberhasilan tersebut sedikit ternoda oleh cedera yang dialaminya pada seri ke-18 tersebut.

Baca Juga: Jelang Lawan Irak, Marc Klok Ingatkan Timnas Indonesia untuk Tidak Menyerah

Marquez dikabarkan harus absen dalam dua seri berikutnya untuk memulihkan kondisinya.

Kendati demikian, performanya sepanjang musim ini membuktikan bahwa dirinya masih menjadi kekuatan utama di kelas premier, meskipun sempat mengalami masa sulit di Honda beberapa tahun terakhir.

Lorenzo, yang juga pernah menjadi rekan satu tim Marquez di masa lalu, menilai bahwa kombinasi antara kemampuan alami Marquez dan performa mesin Ducati adalah faktor kunci di balik kesuksesan besar tersebut.

Baca Juga: Kemenpora Dukung NOC Indonesia dan PB Persani Menolak Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik

Menurutnya, kerja sama itu mengingatkan pada era kejayaan Mick Doohan bersama Honda dan Michael Schumacher bersama Ferrari, ketika kombinasi pembalap terbaik dan mesin terbaik menghasilkan dominasi absolut.

“Saya rasa setelah kecelakaan parah pada lengannya di tahun 2020, Marquez belum sepenuhnya pulih,” ujar Lorenzo, dikutip dari laman Motosan.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: motosan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X