“Meskipun jumlah podium saya lebih sedikit, poin saya lebih banyak daripada tahun lalu. Untuk tahun ini, saya merasa lebih konsisten,” ujar Acosta seperti dikutip dari wawancara pascalomba.
“Sejak jeda musim panas, kami tidak terlalu banyak kehilangan poin maupun peluang.”
Baca Juga: Awal Sulit Red Sparks di Liga Voli Korea 2025, Serangan Sayap Tak Lagi Menakutkan
Namun, pembalap asal Spanyol itu tidak menutup mata terhadap sejumlah momen mengecewakan.
Ia menyoroti beberapa insiden yang menghambat pencapaiannya, seperti kecelakaan di sprint race Hungaria, rantai motor yang putus di Misano, serta ban rusak di Jepang.
“Oke, memang tidak menyenangkan mengalami kecelakaan di Hungaria, kehilangan rantai di Misano, dan merusak ban di Jepang,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada! Timnas U-17 Indonesia Berpotensi Diuji “Titisan Neymar” di Piala Dunia U-17 2025
“Bagaimanapun juga, ini bukan musim yang bagus.”
Menurut Acosta, hasil musim ini tidak sesuai dengan ekspektasinya untuk bersaing di level teratas.
“Kami tidak berkompetisi tanpa arah, tapi jelas ini bukan target saya,” tegasnya.
Baca Juga: Indonesia Borong Empat Gelar di Indonesia Masters II 2025, PBSI Puji Pembinaan Atlet
Meski demikian, pembalap berusia 21 tahun itu menganggap musim 2025 sebagai tahun penuh pembelajaran.
Dari berbagai kesulitan, ia merasa memperoleh banyak pelajaran penting tentang kedewasaan dan konsistensi dalam meniti karier di MotoGP.
“Saya menemukan banyak hal yang sebelumnya saya lewatkan, seperti arti penting konsistensi dan pemahaman mendalam tentang apa itu MotoGP secara menyeluruh,” ungkap Acosta.
Baca Juga: Angkat Besi Persembahkan Emas Kedua, Muhamad Rijal Abdilah: Berikutnya Olimpiade
Artikel Terkait
Messi Dituduh Nilep Uang Amal
Sebut Real Madrid Perampok El Clasico, Lamine Yamal Picu Keributan dengan Carvajal
Lamine Yamal Temperamental, Marcus Sorg Mengakui Terpengaruh oleh Atmosfer El Clasico
Juventus Dilanda Krisis, Del Piero Ungkap Masalah Besar
Sepatu Pernikahan Putri Diana Menampilkan Rahasia yang Tersimpan dalam Payet dan Mutiara