Dalam sebuah wawancara dengan El Larguero, Marquez diajukan pertanyaan tentang Rossi dan peluangnya menyalip rekor sang legenda.
Baca Juga: Jean Paul Van Gastel Siapkan Laskar Mataram Jelang Duel Lawan Bhayangkara Presisi
Ia memberikan jawaban yang tenang, menegaskan bahwa setiap orang memiliki cara pandang berbeda dan ia tidak ingin mengungkit kembali persoalan masa lalu, termasuk insiden Sepang 2015 yang sempat memanaskan hubungan keduanya.
Marquez menilai Rossi tidak akan merasa terganggu jika dirinya meraih gelar ke-10.
Ia bahkan menegaskan tidak melihat alasan untuk memikirkan masa lalu.
Baca Juga: Marciano Norman Apresiasi Perjuangan Keras Atlet Indonesia di Pentathlon Asian Championship 2025
Fokus utamanya adalah kembali fit dan tampil kompetitif.
Hubungannya dengan Rossi juga bukan sesuatu yang ingin ia persoalkan.
Menurutnya, mereka tidak perlu saling bertegur sapa, karena masing-masing sudah memiliki jalur karier sendiri.
Meski begitu, ia mengakui bahwa dunia balap motor tetap membutuhkan figur keduanya.
Untuk mendukung ambisinya, Marquez diperkirakan harus benar-benar pulih sebelum tes pramusim MotoGP 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Tes tersebut akan menjadi momen krusial untuk mengukur kesiapan fisik dan performanya sebelum musim baru dimulai.
Baca Juga: IBL Tune Up Games Jadi Ajang Pemanasan dan Simulasi Pertandingan Menjelang Musim Kompetisi 2026
Jika pemulihan berjalan lancar, Marquez memiliki peluang nyata untuk kembali memperebutkan gelar dan menorehkan babak penting lain dalam sejarah MotoGP.
Artikel Terkait
Terungkap Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Shin tae-yong Masa Lalu
Momen Aneh: Mantan Bos Sepak Bola Spanyol Dilempar Telur
Saatnya Bersantai! Aryna Sabalenka Memukau Penggemar
Fabrizio Romano Konfirmasi Situasi Bintang Real Madrid di Tengah Rumor Chelsea
Malaysia Finalisasi Daftar Persiapan SEA Games: Tidak Ada Pemain Naturalisasi