SportlinkNews - Manajer Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, akhirnya memberikan penjelasan mengenai kondisi Francesco Bagnaia yang terus merosot hingga seri penutup MotoGP 2025.
Penampilan Bagnaia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Dalam sesi latihan pada Jumat (14/11/2025), ia hanya menempati posisi ke-14, situasi yang menunjukkan betapa beratnya periode yang sedang ia hadapi.
Baca Juga: Persib Lakukan Tiga Pelanggaran, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Tardozzi menilai kondisi Bagnaia tidak lazim.
Menurutnya, performa menurun memang pernah terjadi pada musim-musim sebelumnya, namun Bagnaia selalu mampu bangkit menjelang akhir musim.
Musim ini berbeda karena sang juara dunia dua kali itu tampak tidak mampu memulihkan performanya sejak awal hingga akhir kompetisi.
Tardozzi menyebut bahwa Ducati telah melakukan berbagai upaya untuk membantu Bagnaia mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.
Namun, hingga saat ini, keseimbangan yang ia butuhkan belum juga ditemukan.
Tim pun mengaku berada dalam situasi sulit karena berbagai penyesuaian belum memberikan hasil yang diharapkan.
Baca Juga: Bersatulah Netizen Indonesia Pilih Rizky Ridho untuk FIFA Puskas Award 2025, Begini Caranya
Keluhan utama Bagnaia berkaitan dengan kurangnya feeling pada motor, terutama saat memasuki sektor terakhir lintasan.
Artikel Terkait
Indra Sjafri Puji Pencapaian Rizky Ridho Masuk Nominasi Gol Terbaik FIFA, Dorong Kadek Arel Ikuti Jejaknya
PSSI Siapkan Fit & Proper Test untuk Tentukan Pelatih Baru Timnas Indonesia
ASEAN Championship 2026 Digelar Lebih Awal, Jadi Panggung Perdana Pelatih Baru Timnas Indonesia
Bukan Sekadar Uji Coba, Mali U-22 Gunakan Indonesia untuk Bangun Fondasi Tim
Hadapi Chiu Pin-Chian, Gregoria Bidik Kebangkitan di Kumamoto Masters 2025