SportlinkNews - Pembalap Aprilia Jorge Martin dipastikan turun laga di MotoGP Valencia meski dirinya mengaku akan sangat berhati-hati saat menggeber Aprilia RS-GP nya.
Martinator mengatakan bahwa ia masih jauh dari kondisi prima dan mengambil pendekatan yang sangat aman untuk akhir pekan ini.
Martin bahkan tidak mencoba flying lap dengan ban baru di akhir sesi latihan. Kegagalan mencapai Q2 memang tak terelakkan, tetapi merupakan bagian dari rencana.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Link Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Mali
Tujuan utama juara MotoGP 2024 ini adalah menemukan ritme balapan menjelang tes hari Selasa di Valencia, yang akan memulai musim 2026.
“Tidak memaksakan diri adalah bagian tersulit, karena saya merasa sangat baik hari ini di atas motor,” ujarnya.
Martin menganggap ini tidak mudah. Menurutnya, ketika Anda bersama pembalap lain dan Anda selalu melihat waktu di layar, Anda ingin lebih memaksakan diri.
Baca Juga: Alami Kecelakaan Hebat, Pembalap Lansia Ini Akhirnya Gantung Helm
“Tetapi sangat penting untuk memahami bahwa kondisi saya buruk dan sangat penting untuk tidak terjatuh. Jadi, inilah hal utama di akhir pekan ini," ujarnya.
“Saya tidak tahu, mungkin saya baru 60% dari potensi penuh saya, atau 70%. Masalahnya, jika saya terjatuh, itu akan menjadi masalah yang sangat besar untuk masa depan."
“Saya pikir jika saya cedera lagi, tubuh saya tidak akan mampu menahannya. Itulah yang dikatakan dokter saya. Jadi saya harus sangat santai dan sangat tenang. Dan inilah yang saya lakukan,” jelas Martin.
Baca Juga: Bersatulah Netizen Indonesia Pilih Rizky Ridho untuk FIFA Puskas Award 2025, Begini Caranya
Martin tetap terpaut hanya sedetik lebih lambat dari pembalap lain pada Jumat sore. Namun, di antara para pembalap yang jaraknya berdekatan, hal itu menempatkannya di depan Somkiat Chantra dan Nicolo Bulega.
Ia menekankan pentingnya akhir pekan ini untuk kembali ke ritme balap menjelang hari Selasa.
Artikel Terkait
Operasi Berjalan Sukses, Jorge Martin Bakal Absen dalam Jangka Waktu Lama
Aprilia Racing Catat Kemenangan ke-300 di Balap Grand Prix Sejak 1987
Direktur Teknis Aprilia Akui Peran Besar Marco Bezzecchi dalam Pengembangan Motor RS-GP Musim Ini
Jorge Martin Diganjar Double Long Lap Penalty Buntut Insiden Sprint Race di GP Jepang