Namun Dall’Igna langsung memberikan respons yang memotivasinya.
Baca Juga: Jadwal Padat dan Menantang bagi Persib Selama Desember, Mampukah Mempertahankan Tren Positif?
“Dia menjawab, ‘kamu tidak pernah payah, kamu bisa lebih baik atau lebih buruk, tapi kamu tidak pernah payah’.”
Menurut Marquez, kalimat itu memiliki makna mendalam, terutama ketika seorang pembalap berada di bawah tekanan dan mulai meragukan diri sendiri.
“Kata-kata itu sangat membantu saya, karena kita manusia, dan terkadang kita ragu. Kita merasakan tekanannya,” ujarnya.
Marquez dikenal sebagai pembalap yang mampu memberikan banyak kontribusi bagi tim.
Hal itu terlihat ketika ia mengomentari performa rekan satu timnya, Francesco Bagnaia, yang menjalani musim berat.
“Kami membutuhkan Pecco untuk kembali ke levelnya, karena dia sangat reseptif di atas motor, dan dia akan banyak membantu kami di masa depan,” ucap Marquez.
Baca Juga: Van Gastel Puji Performa Kiper Ketiga PSIM Meski Dua Kali Kebobolan di Laga Melawan Persija
Ia menilai kecepatan Bagnaia sebenarnya tidak hilang.
“Bagi saya, kecepatannya ada di sana. Dia menunjukkannya di beberapa putaran, di beberapa balapan, seperti di Motegi, di mana saya menekan dan tidak bisa mengejarnya.”
Marquez percaya bahwa momentum untuk kembali ke performa terbaik terkadang hanya butuh waktu singkat.
Baca Juga: Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Bikin Skuat Persik Buka Lelang Amal Jersey Pemain
“Terkadang, hanya dua bulan sudah cukup untuk melakukan pengaturan ulang total, dan inilah waktu terbaik baginya untuk melakukannya,” katanya.
Artikel Terkait
Real Madrid Jadwalkan Rapat Darurat Bahas Masa Depan Xabi Alonso
Bintang Barcelona Minta Cuti untuk Pemulihan Mental
Napoli Meraih Scudetto Kedua Dalam 3 Tahun, Conte Ungkap Rahasia
Enzo Fernandez Beberkan Semua Kontroversi Rasisme
Serena Williams Pamerkan Bentuk Tubuhnya dalam Balutan Baju Renang Cut Out