Dalam analisisnya, Haro juga menyoroti peran baru Lorenzo sebagai pelatih Maverick Vinales di Red Bull KTM Tech3.
Menurutnya, dinamika tersebut menarik untuk ditunggu, terutama terkait ego sang mantan juara dunia yang kini harus berperan sebagai mentor.
Baca Juga: Apa Kata Conte Usai Napoli Butuh Sudden Death untuk Akhiri Kutukan Coppa Italia
“Lihat saja ego Lorenzo, dan betapa rendahnya ia harus membungkuk untuk membangunkan pembalap lain (Vinales) sekarang,” kata Haro.
Ia kemudian menambahkan, “Dengan segala hormat kepadanya, yang merupakan pembalap yang luar biasa, saya pikir ini semacam strategi. Ini tidak masuk akal.”
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Malaysia Menerima Kabar Buruk Menjelang Pertandingan Akbar Melawan U-22 Vietnam di SEA Games
Chelsea Dipermak Leeds, Estevao Lolos dari Kartu Merah
Statistik Arsenal 2-0 Brentford: Delapan Kali Clean Sheet, The Gunners Makin Berkuasa di Liga Primer
Lindsey Vonn Bikin Jantung Berdebar Kencang Berpose Tanpa Bra
Jadwal Terbaru SEA Games 33, Sepak Bola Timnas Indonesia Vs Thailand Hari Ini