Namun, sang pembalap menegaskan bahwa ia tetap tenang menghadapi perubahan besar tersebut.
Baca Juga: Usai Berpisah dari Coki Nieto, Mike Yanguas Bidik Peringkat Nomor Satu Dunia Padel
“Tetapi, saya tenang. Ini memang tantangan besar bagi saya, tetapi saya selalu berusaha melakukan yang terbaik,” ucapnya.
“Kita lihat saja nanti.”
Toprak menyebut dirinya sangat terbuka terhadap proses pembelajaran di MotoGP.
Baca Juga: Erling Haaland Ungkap Rasa Kecewa Usai Man City Kalahkan Real Madrid, Penyebabnya Mbappe
Ia memahami bahwa karakter motor kelas premier sangat berbeda dibanding Superbike.
“Saya katakan kepada semua orang, ‘Ini tantangan baru bagi saya, dan saya juga sangat terbuka untuk belajar’,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Motor ini benar-benar berbeda dengan Superbike, saya tahu. Dan saya sedikit mengubah gaya saya.”
Baca Juga: Hasil Lengkap Matchday 6 Liga Champions 2025/26: Arsenal Masih Tangguh
Meski demikian, perubahan gaya tersebut menurutnya hanya bersifat sementara.
Razgatlioglu menegaskan bahwa pada tahun keduanya nanti, ia berpeluang kembali ke gaya balap seperti saat bertarung di Superbike.
Hal ini berkaitan dengan rencana MotoGP menggunakan ban Pirelli pada 2027, komponen yang telah sangat dikenalnya.
Baca Juga: Lion City Sailors Tersingkir, Bangkok United Kesulitan Menemukan Ritme Permainan Saat Melawan Persib
“Tetapi, (perubahan itu) hanya untuk satu tahun, karena pada tahun 2027 Pirelli akan datang,” kata Toprak.
Artikel Terkait
Bintang Tenis yang Menghadapi Kecaman karena Operasi Pembesaran Payudara Bergabung dengan OnlyFans
SEA Games 2025: Emas Keenam Indonesia Diraih Rendy Varera
Sempat Disorot Tajam, Ramon Tanque Berhasil Membawa Persib ke Babak 16 Besar AFC Champions League Two
Persib Juara Grup G AFC Champions League Two, Bojan Hodak: Ini Catatan Bagus Bagi Sepak Bola Indonesia
Jafar/Felisha Melaju, Ganda Campuran Indonesia Sisakan Satu Wakil di SEA Games 2025