“Marc bukannya menang hanya karena dia adalah Marc,” tukasnya, dilansir dari Motosan.
Baca Juga: Isu Mundurnya Rexy Mainaky, Aaron Chia Tegaskan Tanggung Jawab Bukan Satu Pihak
“Karena ada kalanya dia tidak bisa menang hanya menggunakan modal bahwa dia adalah Marc Marquez,” lanjut Sterlacchini.
Menurutnya, Marquez memang memiliki talenta istimewa, tetapi tetap membutuhkan dukungan teknis yang mumpuni agar bisa bersaing di level tertinggi MotoGP.
“Memang dia merupakan pembalap yang luar biasa...” ujar Sterlacchini.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Hadapi Myanmar Tanpa Hector Souto di Laga Perdana SEA Games 2025
“Namun, dia juga butuh sepeda motor yang bagus dan seimbang untuk menggondol kemenangan,” katanya menambahkan.
Lebih jauh, Sterlacchini menjelaskan bahwa performa impresif Aprilia tidak datang secara instan.
Ia menekankan pentingnya pengembangan menyeluruh di setiap aspek teknis motor.
Baca Juga: Kapten Liverpool Minta Moh Salah Bertahan, tapi Dijawab dengan Sikap Tak Bisa Dibantahkan
“Menurut saya, rahasia dari performa bagus kami bukan soal saya harus melakukan ini dan itu....” ucapnya.
“Tetapi, Anda harus mengembangkan mesin, elektronika, aerodinamika, serta pembalap itu sendiri,” jelas Sterlacchini.
Ia menilai bahwa kegagalan dalam mengembangkan salah satu aspek saja dapat menjadi celah kelemahan yang fatal di lintasan.
Baca Juga: SEA Games 2025: Makna Emosional Medali Emas Ayustina Delia Priatna
“Anda tidak boleh mengabaikan satu aspek pun sebab itu kemudian akan menjadi kelemahan,” tegasnya.
Artikel Terkait
Milan 2-2 Sassuolo: Jay Idzes Mendapat Perhatian Khusus
Alaves 1-2 Real Madrid: Mbappe Datang Langsung Moncer
Hooligan Genoa dan Inter Bentrok Bikin Polisi Repot
SEA Games 2025: Atletik Indonesia Borong Empat Emas Marathon dan Jalan Cepat 20 Km
Update Klasemen SEA Games 2025: Mantap di Posisi Kedua, Indonesia Tinggalkan Vietnam