Berbicara tentang pengembangan mesin V4 sejauh ini, Quartararo mengungkapkan, bahwa pengalaman Yamaha sangat terbatas. Alasan utamanya adalah skuad Iwata tidak pernah fokus pada kecepatan saat pengujian.
"Kami selalu mengubah konfigurasi dan mencoba hal-hal baru, jadi sulit untuk menjelaskan secara akurat perbedaan antara V4 dan mesin Inline-4."
"Di Malaysia, kami perlu fokus pada performa keseluruhan, jadi saya pikir masih terlalu dini untuk mengatakan apa perbedaan antara kedua jenis mesin tersebut saat ini," terangnya.
Baca Juga: Hasil Super League: Tampil Mendominasi Permainan Persis Solo Gagal Taklukkan Borneo FC
"Saya rasa tidak ada banyak kurva pembelajaran. Tentu saja, motor ini Yamaha, tetapi ini motor yang benar-benar baru."
"Sejak hari pertama saya mengendarainya di Barcelona tahun lalu, saya cukup cepat terbiasa dengan torsinya. Itu perbedaan yang besar, tetapi saya rasa tidak ada kurva pembelajaran."
"Tentu saja, gaya berkendara saya akan sedikit berubah karena bukan hanya mesinnya, tetapi seluruh motornya berbeda. Itulah tantangan terbesar."
Baca Juga: Tersangka Penipuan Naturalisasi Pemain Malaysia Menerima Hukuman Cambuk
"Pertama-tama, saya perlu menemukan patokan saya dan mencari tahu persis di mana batasan saya. Dari situ, saya akan dapat fokus pada performa," ucap Fabio Quartararo.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Yamaha Curi Perhatian dengan Mesin V4 Baru dan Aksi Toprak Razgatlioglu di Debut MotoGP di Tes Valencia
Menang Taruhan, Juara Moto2 Ini Dapat Hadiah Tunggangi Motor MotoGP Yamaha Milik Jack Miller
Lin Jarvis Resmi Cerai dengan Yamaha, Torehkan Catatan Emas dalam Tiga Dekade di Balap Grand Prix
Yamaha Resmi Luncurkan Motor Barunya untuk MotoGP 2026, Fabio Quartararo dan Alex Rins Hadir di Jakarta