Bahkan di Sepang, pembalap Yamaha tidak dapat menguji M1 baru secara bebas, karena kurangnya suku cadang dan mesin pengganti membatasi pengujian mereka.
“Seperti yang Anda bayangkan, semuanya baru dan kami tidak memiliki banyak suku cadang,” jelas Meregalli.
“Kami sudah tahu ketika tiba di sini bahwa kami harus mengelola dua uji coba ini, Sepang dan Buriram, dengan perlengkapan yang sama. Jadi kami memiliki angka jarak tempuh yang tepat untuk setiap uji coba."
Baca Juga: Dikalahkan Borneo FC, Paul Munster Akui Timnya Gagal Memanfaatkan Peluang dengan Baik
“[Di Sepang], kami tahu berapa banyak putaran yang bisa kami lakukan, hanya karena kami ingin memastikan bahwa kami dapat melakukan uji coba berikutnya di Buriram.”
Terlepas dari keterbatasan tersebut, Yamaha sebagian besar mampu menyelesaikan programnya di Sepang.
Pabrikan Jepang ini sekarang sedang mengerjakan spesifikasi mesin yang diperbarui untuk meningkatkan performa lurusnya, tetapi masih belum jelas kapan spesifikasi tersebut siap untuk diperkenalkan.
Baca Juga: Hasil Super League: PSM Makassar Raih Kemenangan di Kandang PSBS Biak
"Ini adalah uji coba yang produktif," kata Meregalli. "Kami dapat mengevaluasi sebagian besar komponen yang telah kami rencanakan."
"Kami memilih komponen yang menjadi subjek utama untuk uji coba ini, seperti sasis, lengan ayun, dan aerodinamika."
"Yang belum sempat kami lakukan adalah menyempurnakan pengaturan, yang tentu saja akan kami tunda hingga uji coba Buriram," ucap Meregalli.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Alex Marquez Bidik Kursi Tim Pabrikan MotoGP untuk Tahun 2027, KTM dan Yamaha Masuk Daftar
Honda Semringah, Joan Mir Tembus 1:56 di Tes Sepang, Yamaha Nelangsa
Yamaha Hentikan Semua Aktivitas Paddock di Hari Kedua Tes Sepang, Selidiki Insiden yang Dialami Quartararo
Toprak Razgatlioglu Alami Kesulitan dengan Motor Yamaha Barunya