Joan Mir Khawatir Bursa Transfer Pembalap MotoGP Bikin Pembalap Menyesal

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 12 Februari 2026 | 21:46 WIB
Pembalap Honda Joan Mir saat menjalan Tes Sepang 2026 (Honda)
Pembalap Honda Joan Mir saat menjalan Tes Sepang 2026 (Honda)

SportlinkNews - Ramainya bursa transfer pembalap MotoGP sebelum balap 2026 dimulai dinilai bakal membawa penyesalan bagi pembalap karena mengambil keputusan terlalu dini.

Hal itu coba diungkapkan pembalap Joan Mir yang percaya bahwa bursa transfer pembalap MotoGP yang dini dapat berisiko mendorong para pembalap untuk membuat keputusan yang mungkin akan mereka sesali.

Dengan munculnya bursa transfer di awal musim hal itu membuat tim-tim bergerak dengan kecepatan rekor untuk menyelesaikan susunan pembalap 2027.

Baca Juga: Indonesia Masuk Peta Persaingan Ketat di Piala Asia U-17 2026

Bahkan sebelum Tes Sepang, spekulasi sudah beredar tentang bagaimana susunan pembalap akan terlihat menjelang era MotoGP berikutnya pada tahun 2027.

Meskipun pembicaraan kontrak awal telah menjadi hal biasa dalam beberapa tahun terakhir, skala perombakan teknis yang direncanakan untuk tahun 2027 tampaknya telah mempercepat proses lebih lanjut.

Diharapkan tim pabrikan akan mengunci pembalap mereka untuk tahun depan pada akhir Maret ini.

Baca Juga: Fermin Aldeguer Belum Pulih, Absen di Tes Buriram dan Grand Prix Thailand

Hal itu dipicu dengan pernyataan pembalap Gresini Alex Marquez yang bermaksud memutuskan masa depannya sebelum pembukaan musim di Thailand.

Dari laporan Motorsport.com, Alex Marquez dikabarkan bakal pindah ke KTM. Demikian juga dengan Fabio Quartararo yang sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Honda.

Situasi tersebut dapat mengancam masa depan para pembalap Honda saat ini, berpotensi membuat Joan Mir atau rekan setimnya Luca Marini tanpa kursi pabrikan untuk musim depan.

Baca Juga: PB Wushu Indonesia Gelar Munas Siap Bidik Prestasi di Olimpiade

Mir, yang mencetak dua podium di akhir tahun 2025, mengakui bahwa ia merasa tertekan untuk bertindak lebih awal karena pergerakan pembalap lain.

“Yang benar adalah setiap kali Anda mulai berbicara tentang kontrak baru semakin awal. Tidak ada batasan tentang itu,” katanya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X