SportlinkNews - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, memilih bersikap hati-hati dalam menentukan masa depannya bersama Ducati Lenovo Team.
Meski tampil impresif sepanjang musim 2025 dan sukses merebut gelar dunia ketujuh, pembalap Spanyol itu belum juga membubuhkan tanda tangan pada kontrak baru.
Spekulasi sempat berkembang bahwa proses negosiasi menemui kendala.
Namun Marquez menegaskan, keputusan menunda kesepakatan bukan karena perbedaan visi dengan Ducati, melainkan lebih pada kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: Lawrence Stroll Kucurkan Rp1,1 Triliun untuk Membeli Hak Penamaan Tim Formula 1 Aston Martin
Berbicara di sela tes pramusim MotoGP di Chang International Circuit, Marquez menjelaskan bahwa tim menginginkan kerja sama berdurasi dua musim.
Ia tak menampik opsi tersebut, tetapi merasa perlu memastikan kebugarannya stabil sebelum berkomitmen jangka panjang.
Cedera bahu yang dialaminya pada Oktober tahun lalu masih menjadi perhatian utama. Meski menunjukkan kemajuan sejak uji coba di Sirkuit Sepang, ia menilai proses pemulihan belum sepenuhnya selesai.
Baca Juga: Spurs Kian Percaya Diri, Wembanyama: Kami Sedang Berjuang untuk Sesuatu
Menurut Marquez, pengalaman masa lalu membuatnya lebih berhati-hati. Ia tak ingin mengambil keputusan besar saat kondisi fisik belum 100 persen.
Bagi pembalap di level tertinggi, kontrak bukan sekadar soal durasi, tetapi juga kesiapan tubuh menghadapi tuntutan kompetisi.
"Saat cedera, semuanya terasa berbeda. Anda harus memastikan batas kemampuan diri sebelum menandatangani sesuatu yang besar," ungkapnya.
Baca Juga: Badai Cedera Sacramento Bertambah, Hunter Out Semusim
Di lintasan Buriram, Marquez tetap memperlihatkan kecepatan kompetitif. Ia menutup hari pertama tes di posisi kedua, meski sempat dua kali terjatuh.
Insiden pertama terjadi akibat permukaan garis putih yang licin di tikungan terakhir, sementara kecelakaan kedua diakuinya sebagai kesalahan sendiri karena kehilangan konsentrasi.
Kondisi fisiknya hari itu juga kurang ideal. Marquez mengaku mengalami gangguan pencernaan yang membuat energinya menurun sepanjang sesi pagi. Meski begitu, ia mampu bangkit pada sesi sore dan kembali mencatat waktu kompetitif.
Baca Juga: Como Kehilangan Tiga Pemain Penting Menghadapi Juventus, Cesc Fabregas Lolos dari Sanksi
Situasi tersebut semakin menegaskan prioritas utamanya saat ini, yakni memastikan tubuh benar-benar siap sebelum mengikat komitmen baru. Hubungannya dengan Ducati disebut tetap harmonis, dan komunikasi berjalan lancar.
Artikel Terkait
Bagnaia Tak Siap Hadapi Level Marc Marquez di Ducati
Motorsport 2025: Jadi Momentum Kebangkitan Pembalap Bertalenta Kuat dari Marc Marquez Hingga Julian Johan
Menjawab Isu Kepindahan ke Honda, Marc Marquez: Saatnya Saya Membuat Keputusan Tepat dan Bersikap Egois
Aprilia Alami Peningkatan Signifikan, Max Biaggi: Marco Bezzecchi akan Mampu Melawan Marc Marquez
Marc Marquez Catat Waktu Tercepat di Tes MotoGP Sepang, Fabio Quartararo Terjatuh