Spurs Kian Percaya Diri, Wembanyama: Kami Sedang Berjuang untuk Sesuatu

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:37 WIB
Pemain San Antonio Spurs, Victor Wembanyama yang harus mengakhiri musim NBA ini lebih awal, setelah mengalami trombosit vena di bahunya.
Pemain San Antonio Spurs, Victor Wembanyama yang harus mengakhiri musim NBA ini lebih awal, setelah mengalami trombosit vena di bahunya.

SportlinkNews - Bintang muda Victor Wembanyama langsung menunjukkan fokus dan determinasi tinggi saat kembali berlaga bersama San Antonio Spurs usai jeda All-Star.

Ia menegaskan timnya kini tengah memburu sesuatu yang lebih besar di paruh kedua musim.

Dalam kemenangan telak 121-94 atas Phoenix Suns, Wembanyama memang "hanya' mencetak 17 poin. Namun kontribusinya jauh melampaui angka tersebut.

Baca Juga: Debut di All England, Alwi Farhan Ubah Ritme Latihan saat Puasa

Ia menambahkan 11 rebound, lima blok, dan empat assist, sekaligus menjadi poros permainan Spurs di kedua sisi lapangan.

Kehadirannya terasa dominan. Dalam satu rangkaian permainan, Wembanyama mengirim umpan satu tangan akurat ke Stephon Castle di garis tiga angka setelah menarik dua pemain bertahan.

Tak lama berselang, ia sendiri menyelesaikan serangan dengan tembakan tripoin percaya diri yang memaksa pelatih Suns meminta time-out.

Baca Juga: Juventus Rilis Jersey Keempat Hasil Kolaborasi Bareng Adidas dan Studio Sgura

Pelatih Spurs, Mitch Johnson, menilai dampak Wembanyama tidak selalu tercermin di statistik dasar.

Menurutnya, pemain asal Prancis itu kerap mengubah ritme pertandingan hanya dengan keberadaannya di lapangan, baik melalui komunikasi pertahanan maupun ancaman bloknya di area ring.

Secara statistik lanjutan, pengaruh tersebut nyata. Wembanyama memimpin NBA dalam total blok (106) dan rata-rata 2,7 blok per gim.

Baca Juga: Como Kehilangan Tiga Pemain Penting Menghadapi Juventus, Cesc Fabregas Lolos dari Sanksi

Lebih dari itu, lawan cenderung mengurangi agresivitas serangan ke ring ketika ia berada di lapangan, serta mencatat penurunan efektivitas tembakan.

Meski demikian, pemain berusia 22 tahun itu merasa belum mencapai batas kemampuannya. Ia menegaskan konsistensi dan fokus penuh di setiap kuarter menjadi target pengembangan berikutnya.

"Saya mencintai permainan ini. Saat di lapangan, saya bermain untuk menang. Kami sedang berjuang untuk sesuatu sekarang, dan setiap pertandingan berarti," ungkap Wembanyama.

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Dualisme Tiga Cabor Harus Tuntas sebelum Asian Games 2026

Spurs (39-16) kini hanya terpaut 2,5 gim dari juara bertahan Oklahoma City Thunder di papan atas Wilayah Barat. Performa solid sepanjang musim membuat San Antonio semakin percaya diri dalam perburuan posisi playoff.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X