Marc Marquez Yakin Banget Bisa Finis Kedua Jika Ban Tidak Meledak

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 4 Maret 2026 | 04:28 WIB
Pembalap Ducati Marc Marquez pimpin waktu tercepat di Tes Sepang, (3/2/2026) (@ducaticorse)
Pembalap Ducati Marc Marquez pimpin waktu tercepat di Tes Sepang, (3/2/2026) (@ducaticorse)

SportlinkNews - Nasib kurang beruntung harus dialami pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, dalam gelaran MotoGP Tailan 2026. Baby Alien gagal menyentuh garis finis akibat kendala teknis yang fatal pada bagian ban motornya.

Insiden pecah ban yang menimpa Marquez terjadi saat balapan di Sirkuit Buriram memasuki fase akhir pada Minggu (1/3). Kejadian ini memaksa sang pembalap untuk mengakhiri balapan lebih awal dan kehilangan poin penting di klasemen.

Dalam balapan yang berlangsung ketat tersebut, pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, akhirnya keluar sebagai pemenang. Ia sukses melahap total 25 putaran dengan catatan waktu yang cukup impresif, yakni 39 menit 36,270 detik.

Baca Juga: Jadwal Lengkap NBA 2026: Play-In 14 April, Final Mulai 3 Juni

Kendala yang dialami Marquez dilaporkan bukan sekadar pecah ban biasa, melainkan kerusakan yang cukup masif. Tekanan yang ekstrem membuat pelek motor Ducati tunggangannya ikut hancur seiring dengan meledaknya ban.

Meskipun harus menelan pil pahit karena gagal finis, Marquez merasa masih ada sisi positif yang bisa diambil dari kejadian tersebut. Ia mengaku beruntung karena kerusakan teknis itu tidak berujung pada kecelakaan yang membahayakan nyawanya.

Juara dunia delapan kali tersebut menjelaskan kronologi singkat mengenai kerusakan komponen pada motornya. Ia menduga bahwa pecahnya ban terjadi secara bersamaan dengan rusaknya bagian pelek motor.

Baca Juga: Victoria Beckham Bocorkan Aksesori Kunci Musim Semi 2026 Lewat Penampilan Elegan

"Saya tidak tahu pasti. Saya tidak bisa memastikan apakah itu terjadi setelahnya, tapi saya rasa tidak. Begitu bannya meledak, sepertinya itu terjadi bersamaan dengan peleknya, yang kemudian membuat ban terlepas dari dudukannya," kata Marquez dikutip dari AS.

Kondisi kecepatan motor saat insiden terjadi menjadi faktor krusial yang menyelamatkan Marquez dari cedera. Ia menyebut bahwa situasi bisa saja berakhir jauh lebih buruk jika ia sedang dalam kecepatan puncak.

"Beruntung, saat itu saya sudah melaju pelan. Jika tidak, saya pasti sudah mengalami kecelakaan hebat," ucap pria asal Spanyol tersebut.

Baca Juga: Setelah Cedera dan Insiden Teknis, Trae Young Akhirnya Tampil untuk Wizards

Selain membahas aspek keamanan, Marquez juga merasa sangat percaya diri dengan ritme balap yang dimilikinya sebelum insiden. Ia meyakini podium sebenarnya berada dalam jangkauan tangannya jika ban motornya tetap utuh.

Saat ditanya mengenai prediksi posisi yang bisa ia raih tanpa kendala teknis, Marquez memberikan jawaban dengan nada yang sangat serius. "Keempat sudah pasti, ketiga sangat mungkin, dan kedua, mungkin saja."

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: as

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X