SportlinkNews - Pembalap Ducati, Marc Marquez, dilaporkan kembali mengalami kendala fisik yang cukup serius pada bagian lengan serta kakinya. Kondisi tersebut memaksanya untuk menunda ambisi di lintasan balap demi menjalani pemulihan intensif.
Cedera ini merupakan dampak langsung dari insiden kecelakaan yang dialami Marquez saat melakoni sesi sprint race MotoGP Prancis akhir pekan lalu. Selain cedera pada kaki, masalah lama pada bagian lengannya dikabarkan kembali muncul dan mengganggu mobilitas fisiknya saat memacu motor.
Sebagai langkah penanganan cepat, Marquez segera menjalani tindakan operasi medis di salah satu rumah sakit di Madrid, Spanyol. Dampak dari prosedur bedah tersebut, membuatnya dipastikan absen dan melewatkan seri MotoGP Catalunya yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.
Baca Juga: Jonathan Rea dan Andrea Locatelli Siap Adu Kekuatan di Balap Legendaris Suzuka 8 Hours
Mantan pembalap MotoGP, Sete Gibernau, turut memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik sang juara dunia delapan kali tersebut. Ia mengamati sejak operasi besar tahun lalu, pergerakan lengan Marquez tampak belum sepenuhnya kembali ke performa puncaknya.
Legenda balap yang merupakan runner-up MotoGP musim 2003 dan 2004 ini melihat adanya keterbatasan ruang gerak pada tubuh Marquez. Ia menilai sang pembalap harus berjuang keras menahan beban tubuhnya sendiri akibat fungsi lengan yang tidak optimal.
"Jika Anda menganalisis semuanya secara mendalam, harus berhenti untuk menjalani operasi adalah sebuah kemungkinan," ujar Sete Gibernau kepada DAZN.
Baca Juga: Ducati Umumkan Tidak Ada Pembalap Pengganti Marc Marquez di GP Catalunya
Gibernau menambahkan bahwa tanda-tanda kelemahan fisik tersebut sebenarnya sudah terlihat cukup jelas sepanjang musim berjalan. Ia menyoroti momen spesifik saat balapan di Le Mans di mana Marquez tampak kesulitan mempertahankan keseimbangan teknisnya.
"Jika Anda memperhatikannya sepanjang tahun, ia tidak menggunakan lengannya secara maksimal. Anda bisa melihatnya saat sprint di Le Mans. Ia tidak bisa memberikan beban pada lengannya. Dan saat kecelakaan terjadi, lengannya menyerah dan ia tidak bereaksi," ucapnya.
Ketidakmampuan lengan untuk menopang beban berat saat menikung menjadi indikator utama kondisi fisik Marquez sedang tidak baik-baik saja. Hal ini menjelaskan mengapa respons refleks sang pembalap melambat saat motornya kehilangan kendali di sirkuit Le Mans.
Baca Juga: Duet Megawati dan Wilson Jadi Kekuatan Baru Hyundai Hillstate
Hingga saat ini, pihak manajemen Ducati belum merilis pernyataan resmi mengenai durasi waktu yang dibutuhkan Marquez untuk menepi dari lintasan. Ketidakpastian jadwal kembali ini memicu spekulasi mengenai peluangnya dalam perburuan gelar juara dunia.
Meskipun demikian, pabrikan asal Italia tersebut menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan proses rehabilitasi berjalan tanpa hambatan. Ducati tampaknya tidak ingin terburu-buru menurunkan Marquez sebelum kondisi fisiknya benar-benar dinyatakan pulih seratus persen.
Artikel Terkait
Tutup Pintu Reuni, Marc Marquez Disebut Lebih Menikmati Petualangan Bareng Ducati
Marc Marquez Absen di GP Prancis dan GP Catalunya Usai Insiden di Sprint Race
Alami Retak Kaki di Le Mans, Marc Marquez Segera Jalani Operasi Ganda
Marc Marquez Sukses Jalani Operasi Ganda di Madrid Bakal Absen di GP Catalunya
Ducati Umumkan Tidak Ada Pembalap Pengganti Marc Marquez di GP Catalunya