SportlinkNews - Menjadi pembalap yang sukses tidak hanya didukung ketersediaan sarana dan prasarana latihan tapi juga didukung oleh sikap dan keterampilan menguasai teknik balap dari berbagai aspek.
Nah, untuk menciptakan pembalap motocross yang memiliki dasar keterampilan dan pengetahuan yang baik, MXGP menggelar MXGP Academy.
Tahun ini MXGP Academy memulai debutnya bersamaan dengan event MXGP Spanyol di Intu Xanadu Arroyomolinos.
Baca Juga: Kemenangan Fantastis Razgatlioglu di Race 1 WorldSBK Spanyol
MXGP Academy mengumpulkan para pemuda penggemar motorcross yang ingin mempertajam keterampilan mereka dan mendapatkan wawasan tentang dunia balap profesional.
Akhir pekan ini, MXGP Academy secara eksklusif menyambut pembalap wanita karena bertepatan dengan putaran pertama Kejuaraan Dunia Motocross Wanita FIM musim ini.
Para pembalap muda mendapat bimbingan mentor berpengalaman seperti Jan Postema, Martin van Genderen, Juara FIM WMX Nancy Van De Ven, dan Direktur Komisi Wanita FIM Janika Judeika.
Selain itu juga dilibatkan para pelatih lokal. Para peserta mengikuti sesi pelatihan intensif sepanjang hari Jumat dan Sabtu, (22-23 Maret 2024).
Program ini dimulai dengan pengarahan komprehensif untuk pengendara dan orang tua. Pengarahan tersebut menekankan protokol keselamatan dan etika balapan yang penting.
MXGP Academy juga melibatkan peran orang tua. Dalam lokakarya khusus, mereka mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi yang efektif, guna meningkatkan dukungan untuk calon pembalap mereka.
MXGP Academy juga menggelar kegiatan praktek yang memungkinkan pengendara untuk menerapkan pengetahuan baru dan menyempurnakan keterampilan mereka di bawah pengawasan ahli.
Para peserta MXGP Academy juga berkesempatan mengunjungi paddock MXGP, tempat para peserta menjelajahi struktur tim elit dan mendapatkan wawasan eksklusif tentang persiapan hari perlombaan.
Mereka mengunjungi Monster Energy Yamaha Factory Racing hingga Red Bull, serta kunjungan ke tenda Lotte Van Drunen di De Baet Yamaha Supported Team. Para peserta diajak terlibat dengan semangat budaya balap profesional.
Artikel Terkait
Cristiano Ronaldo Rilis Erakulis, Aplikasi Kebugaran dan Kesehatan Mental Berbasis Smartphone
Peran Psikologi Olahraga Terhadap Prestasi Atlet
Memahami Pentingnya Pace dalam Olahraga Lari, Begini Caranya
Empat Permainan Tradisional dari Seluruh Dunia