Perjuangan Keras Alvaro Bautista di WorldSBK Spanyol Punya Arti Khusus

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Senin, 25 Maret 2024 | 18:05 WIB
Alvaro Bautista juara 1 Race 2 WorldSBK Spanyol. (Tangkapan layar WorldSBK)
Alvaro Bautista juara 1 Race 2 WorldSBK Spanyol. (Tangkapan layar WorldSBK)

SportlinkNews - Alvaro Bautista (Aruba.it Racing-Ducati) akhirnya kembali ke puncak podium dengan meraih kemenangan di Race 2 WorldSBK akhir pakan kemarin.

Pada laga pamungkas itu, Bautista harus bersaing dengan rekan setimnya Nicolo Bulega yang pada putaran pertama WorldSBK di Australia mengantongi satu kemenangan di Race 1.

Perjuangan Bautista di Catalunya memang luar biasa. Pada Race 1 dirinya tidak hanya bersaing dengan Bulega tapi juga menghadapi pembalap BMW Toprak Razgatlioglu.

Baca Juga: Kemenangan Fantastis Razgatlioglu di Race 1 WorldSBK Spanyol

Pembalap Turki tersebut tampil maksimal dan memenangkan Race 1. Bulega di posisi kedua, Bautista ketiga.

Masuk di Superpole Race, lagi-lagi performa Razgatlioglu begitu mumpuni. Bautista tidak bisa banyak beraksi selain menjaga performanya agar berada di barisan terdepan. Alhasil, Bautista masuk di posisi ketiga dengan Andrea Iannone di depannya.

Namun, kejutan dibuat Bautista di Race 2. Dengan modal dua kemenangan sebelumnya, pembalap Spanyol ini menggeber motornya seolah tanpa beban.

Setelah awal yang baik dari depan, Bautista memimpin memasuki tikungan pertama. Rekan setimnya Bulega terus melakukan tekanan sepanjang lap. Dia berusaha mendahului Bautista.

Pada lap 5 Bulega sempat masuk ke P1 dan langsung unggul tujuh persepuluh detik. Namun, Bautista tetap tenang dan tetap menjaga jarak hingga akhirnya momentum untuk menyalip Bulega diperolehnya di tikungan 1.

Alvaro Bautista (tengah) juara pertama Race 2 WorldSBK Spanyol. (WorldSBK)

Meskipun Bulega mencoba untuk mengikutinya, pembalap berusia 39 tahun itu berhasil meraih kemenangan pertamanya di musim 2024.

“Sungguh luar biasa,” ujar Bautista. "Di Race 2 saya menikmatinya karena itu tidak mudah. Di grid kami memutuskan untuk mengganti ban belakang karena, dengan temperatur yang lebih rendah, saya pikir SCX bisa menjadi pilihan yang lebih baik daripada 900," paparnya.

Upaya pembalap Spanyol untuk menjadi pembalap pertama Ducati yang meraih tiga gelar berturut-turut kini kembali ke jalurnya.

Bautista kini berada di urutan kedua klasemen Championship dengan hanya defisit dua belas poin dari rekan setimnya, Bulega.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: WorldSBK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X