Menurut Ezpeleta, sejak konsep Legenda MotoGP lahir, konsepnya selalu lebih dari sekadar angka. Tidak ada kriteria yang didasarkan pada kemenangan balapan sederhana atau jumlah kejuaraan.
Yang terpenting, kata Ezpeleta, adalah kontribusinya terhadap olahraga – baik di luar lintasan, di dalam lintasan, atau kombinasi keduanya.
"Jadi, pantas jika Mike menjadi sosok pertama yang mendapat penghargaan semata-mata karena dampaknya dalam olahraga ini benar-benar tiada duanya," katanya.
"Ini akan menjadi suatu kehormatan bagi kami, dan bagi saya, untuk memasukkan Mike ke dalam Hall of Fame. Dia sangat dirindukan dan kami terus berlomba dalam ingatannya," ujar Ezpeleta.
Mike Trimby akan bergabung dengan daftar sesama Legenda MotoGP dalam Hall of Fame. Di antaranya Giacomo Agostini, Hugh Anderson, Hans-Georg Anscheidt, Kork Ballington.
Max Biaggi, Alex Criville, Mick Doohan, Stefan Dorflinger, Andrea Dovizioso, Geoff Duke, Wayne Gardner, Mike Hailwood, Nicky Hayden, Jorge Lorenzo, Daijiro Kato, Eddie Lawson.
Marco Lucchinelli, Randy Mamola, Anton Mang, Jorge 'Aspar' Martinez, Angel Nieto, Dani Pedrosa, Wayne Rainey, Phil Read, Jim Redman, Kenny Roberts, Kenny Roberts Jr.
Valentino Rossi, Jarno Saarinen, Kevin Schwantz, Barry Sheene, Marco Simoncelli, Freddie Spencer, Casey Stoner, John Surtees, Luigi Taveri, Carlo Ubbiali dan Franco Uncini.
Artikel Terkait
Atlet Pria Berpakaian Terbaik: Cara Tampil Menarik dengan Tipe Tubuh Atletis
Maverick Vinales Menangi Sprint dengan Tiga Motor Berbeda
Nike Air Max Dn Menjaga Kaki Tetap Sejuk
Sport Science dan Psikologi Olahraga Tentukan Sukses Bulutangkis Indonesia
Pink Spiders Bungkam Red Sparks, Megawati Cs Menangis