"Sangat sulit untuk menemukan pengaturan mesin yang tepat tetapi kami terus mencobanya. Akhirnya, kami berhasil menemukan pengaturan yang tepat."
Baca Juga: Putaran Tiga WorldSBK Mendarat di Assen, Siapa yang Bakal Jadi Juara?
Andi mengatakan, mesin yang ditungganginya sekarang benar-benar berbeda dan pastinya memerlukan waktu untuk menemukan pengaturan yang tepat.
"Namun begitu pengaturan tercapai, hasilnya hanyalah positif. Mesinnya jauh lebih ringan dibandingkan versi lama."
"Sambil berjuang, kami juga sudah menganalisis data-data sebelumnya dari awal dan akhirnya menemukan arahnya," ujar Andi.
Baca Juga: Danilo Petrucci Tinggalkan Rumah Sakit, Siap Membalap di Misano
Soal peluangnya di Zhuhai Andi menyebutkan kalau Zhuhai bukan sirkuit favoritnya.
"Musim lalu sangat sulit bagi saya tetapi bagus untuk kembali ke sana dan menantang diri saya lebih jauh."
"Saya harus memanfaatkan balapan sebaik mungkin dan menjadi lebih baik dari yang terakhir kali. Sejujurnya, saya tidak sabar untuk berada di sana."
"Target saya kali ini adalah naik podium di Zhuhai!” tegas Andi.
Artikel Terkait
Utak Atik Peluang Timnas U-23 Indonesia Lolos Babak 8 Besar Piala Asia U-23
Kunci Kemenangan Timnas U-23 Indonesia Atas Australia Kata Ernando Ari
IBL Tokopedia All-Star 2024: Coach David Singleton, Brandone Francis, Daffa Dhoifullah Masuk List
Tony Vidmar: Australia Frustrasi Dipermalukan Timnas U-23 Indonesia