SportlinkNews - Francesco Bagnaia memenangkan MotoGP Spanyol setelah pertarungan epik melawan Marc Marquez.
Berbeda dengan sprint, Marc Marquez melakukan start sempurna dari pole dengan memimpin dari pemimpin seri MotoGP Jorge Martin.
Namun, Marc Marquez mendapat tekanan besar dari Francesco Bagnaia, hanya beberapa saat setelah juara dunia itu menyelesaikan double overtake yang menakjubkan terhadap Martin dan Marco Bezzecchi di luar tikungan enam.
Baca Juga: Data dan Fakta Seputar MotoGP Spanyol Usai Sprint Race
Francesco Bagnaia sempat memimpin sebelum lap pembuka usai, namun Marquez mencoba bangkit kembali sehingga membuat Martin sedikit mengendus keunggulan.
Francesco Bagnaia bertahan dengan kuat hingga akhir lap kedua ketika dia melakukan kesalahan pengereman di tikungan terakhir, yang membuat Martin berada di posisi teratas.
Lebih jauh ke belakang, sensasi rookie Pedro Acosta mendapat awal yang buruk saat ia turun dari posisi kesepuluh ke P18.
Baca Juga: Sepenggal Catatan Alwi Farhan dan Ganda Putri Indonesia di Piala Thomas & Uber 2024
Kontak terjadi dengan Johann Zarco saat melewati tikungan lima yang mengakibatkan Acosta harus duduk sebelum kehilangan beberapa posisi.
Tidak ada pengulangan podium sprint untuk Dani Pedrosa, yang mundur lebih awal setelah mengalami kecelakaan.
Zarco adalah bagian dari insiden lain, namun kali ini berakhir dengan kecelakaan ketika Aleix Espargaro menjatuhkan pebalap Honda itu dalam kecelakaannya sendiri.
Baca Juga: Pelatih Korea Minta Maaf Tersingkir dari Piala Asia U-23, Hwang Sun hong Klaim Bukan Pengecut
Kejatuhan lainnya terjadi beberapa tikungan kemudian, tetapi kali ini sangat dramatis ketika Martin terjatuh dari posisi terdepan di tikungan enam.
Dengan keunggulan lebih dari satu detik, Bagnaia tampak melaju menyusul kesalahan Martin.
Artikel Terkait
Akhir Kemitraan dengan Nike, Liverpool Berpaling ke Adidas
MNC Group Memberi Kesempatan Masyarakat Nobar Piala Asia U-23 Selama Non-Komersil
Tim Piala Thomas Indonesia Ditantang Thailand, Uber vs Uganda, Begini Pesan Ricky Soebagdja
Soal Masa Depan Pembalapnya, Manajer Carlos Sainz: Kami Masih Memainkan Permainan Ini, Juggling Terus Berlanjut
UEA Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2027