SportlinkNews - Sirkuit Assen TT di Belanda yang dikenal sebagai "The Cathedral of Speed" bakal terus menjadi tuan rumah balap MotoGP.
Perjanjian baru antara MotoGP dan pengelola Sirkuit Assen menegaskan venue klasik Belanda itu akan tetap masuk dalam kalender MotoGP hingga 2031.
Pada kesepakatan sebelumnya, Assen TT menjadi tuan rumah balap MotoGP hanya sampai 2026.
Baca Juga: Lima Besar Pembalap MotoGP Tercepat di Tes Resmi Jerez
Assen TT adalah sirkuit favorit baik bagi pembalap maupun penonton dan penggemar berat balapan berkat layoutnya yang luar biasa dengan chicane terakhir yang unik.
Selain itu atmosfer yang dibangun di sirkuit itu terbilang fantastis. Telah banyak momen tak terlupakan yang terjadi di sirkuit ini.
Sirkuit ini juga merupakan yang terlama di MotoGP. Assen TT menjadi tuan rumah balap motor Grand Prix sejak musim perdananya pada 1949.
Baca Juga: Salah Hitung Jumlah Penonton, MotoGP Sampaikan Klarifikasi
Assen TT dibuka pertama kali pada 11 Juli 1925, yang berarti pada musim 2025 nanti akan menjadi tahun bersejarah saat Assen merayakan ulang tahun keseratus.
Sepanjang perjalanannya, sirkuit Assen TT telah melakukan 6 kali perubahan layout sirkuit. Saat ini Assen juga terus menata dirinya menjadi sirkuit modern yang ditargetkan bisa menampung 300 ribu penonton.
Arjan Bos, Chairman TT Circuit Assen mengatakan, "Kami sangat senang dengan perpanjangan kontrak ini, apalagi sekarang MotoGP berkembang pesat."
Baca Juga: Data dan Fakta WorldSBK yang Tercatat di Sirkuit Assen TT Belanda
"Hal ini menegaskan kembali status TT Assen sebagai sorotan dalam kalender MotoGP. Kami bangga untuk terus membangun masa depan motorsport bersama-sama," katanya.
Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports, menyatakan, "Kami sangat senang mengumumkan masa depan jangka panjang Assen dalam kalender."
Artikel Terkait
Nike Memperluas Kemitraan dengan Federasi Sepak Bola Prancis
CEO Adidas di Yeezy, Samba, dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak
Apakah Benar Pertandingan Timnas U-23 Indonesia Vs Uzbekistan Diulang? Ini Faktanya
Piala Asia U-23 2024: Rizky Ridho Absen Lawan Irak, Timnas U-23 Indonesia Harus Andalkan Siapa?